Headlines News :
Breaking News
Loading...
Showing posts with label Ragam. Show all posts
Showing posts with label Ragam. Show all posts

KOMEDIAN ABDEL DAN COKKY HUTABARAT LUNCURKAN BUKU "ANAK PANCONG"

Jakarta, Cakrabhayangkara News--Anak Pancong, buku yang berkisah tentang tongkrongan remaja pada era 1980-1990- an, diluncurkan pada Sabtu 20 Oktober 2018. Salah satu anggota "Anak Pancong" yang dikenal khalayak adalah komedian Abdel Achrian.

Buku "Anak Pancong" setebal lebih dari 270 halaman itu disunting oleh Laksamana Pertama TSNB Hutabarat yang kini menjabat Wakil Komandan Sekolah Staf dan Komando (Wadansesko) Angkatan Laut dan Sutan Eries Adlin, wartawan senior alumni Harian Bisnis dan Ekonomi Bisnis Indonesia yang kini berkiprah di reviewbekasi.com.

"Orang di balik penerbitan buku ini ya jenderal Cokky [panggilan akrab TSNB Hutabarat] dan Ires [panggilan akrab Eries Adlin] itu. Mereka kakak kelas saya, tetapi kebetulan saya dulu satu tongkrongan. Saya kebagian nyumbang tulisan" kata Abdel saat peluncuran buku Anak Pancong di Warung Enjoi, Rawamangun, Jakarta, Sabtu (20/0/2018).

Selain Laksamana Pertama Cokky Hutabarat dan Abdel, peluncuran buku Anak Pancong dihadiri juga oleh Direktur Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Naufal Mahfudz, Direktur Bank Danamon Herry Hykmanto, Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Arief Mulyadi, dan Asisten Deputi di Kemenko Perekonomian, Yulius.

Laksamana Cokky menyebut persiapan peluncuran buku itu termasuk ngebut karena sebaglan Anak Pancong yang menyumbangkan tulisan termasuk orang-orang sibuk. "Sudah gak gampang mengumpulkan mereka lagi seperti dulu. Rasa kebersamaan yang membuat orang-orang sibuk itu mau menyempatkan diri untuk menuls demi buku ini. Contohnya Mas Naufal dan bro Yulius yang ikutan menyumbang tulisan."

Buku Anak Pancong berkisah tentang torgkrongan remaja di warung kopi di seputaran Terminal Rawarrangun pada era pertengahan 1980-an sampai pertengahan 1990-an, Meski berisi kisah tentang tongkrongan yang penuh dengan canda, Abdel menyebut bahwa buku Anak Pancong digarap dengan serius

"Bisa dilihat kan dari penyuntingnya? Jenderal bintang satu sama wartawan senior, Terus yang kasih endorse di buku itu ada Pak Anies [Baswedan, Gubernur DKI Jakarta] Seniman yang mantan Gubernur Banten Bang Rano Karno, host acara terkenal di Metro TV, Bang Andi F. Noya, dan kolega saya komika dan sutradara papan atas Raditya Dika."

Bagi komedian senior ini, tongkrongan Anak Pancong menjadi salah satu tempat yang menempa dirinya termasuk mengasah kemampuan untuk melemparkan kelucuan-kelucuan yang amat berguna bagi kariernya sekarang ini. "Temen saya banyak yang lucu-lucu, bahkan mungkin lebih lucu dari saya."

Tongkrongan Abdel dan kawan-kawan itu disebut Anak Pancong karena memang mereka nongkrong di warung kopi yang juga jual kue pancong, Lokasinya persis di sebelah Terminal Rawamangun, Jakarta Timur. "Tapi sekarang warungnya udah gak ada," ujar komedian senior itu.
Salah satu tulisan di buku itu menceritakan bagaimana Abdel semasa SMA sempat ngamen dari rumah ke rumah di seputaran Rawamangun bersama teman-temannya. Menurut dia, uang bukan jadi tujuan utama mengapa mereka mengamen.

Anak Pancong banyak yang hidup berkecukupan kok. Jelas bukan uang deh yang kita cari waktu itu. Kebetulan, Anak Pancong banyak yang suka musik. Ngamen mungkin salah satu cara kita ngetes mental kali ya," kata Abdel.

Hubungan Anak Pancong dengan pemilik kedai kopi tempat mereka nongkrong-biasa dipanggil Babeh dan Ibu Sami-juga begitu mendalam. Keduanya kini sudah meninggal dunia.

"Babeh dan Ibu Sami sudah seperti orang tua kami sendiri. Bayangkan, temen-temen saya sampai membelikan sawah buat Ibu Sami di kampungnya di Brebes, Jawa Tengah. Ketíka beliau meninggal, ada utusan Anak Pancong yang khusus datang dari Jakarta ke Brebes mewakill teman- teman," ungkap Laksamana Cokky.

Pertemanan Anak Pancong terus berlangsung sampai sekarang. Mereka masih suka kumpul kumpul. "Buku ini buat kenang-kenangan kami dan juga anak-anak kami, biar mereka tahu gimana dulu bapaknya nongkrong semasa remaja," tutup Laksamana Cokky.(Gery)

MENGENAL LEBIH DEKAT SOSOK YUSSY FAUZIAH  SENIOR AKTIVIS WANITA DENGAN MULTI TALENTA YANG KUAT DAN TANGGUH, SERTA CINTA NEGERINYA

Jakarta, Cakrabhayangkara News- Sosok Aktivis Wanita Senior yang memiliki Multi Talenta, Kuat dan Tangguh serta Mencintai Bangsanya, Yussy Fauziah, naa yang sudah tidak asing lagi bagi para aktivis yang berjuang buat Negeri ini.

Dalam pertemuan di Salah satu daerah di Kelurahan Pisangan Timur kecamatan Pulogadung Jakarta Timur, Tim Media Cakra Bhayangkara mewancarai Yussy Fauziah di sela-sela waktunya, di saat Yussy sedang memberikan pelatihan membuat kue dari bahan singkong yang sudah di olah menjadi tepung singkong (Glepung), di Kelurahan Pisangan, Kecamatan Pulogadung, Kamis, 20/09/2018

"Pemberdayaan Ekonomi yang berbasis ibu rumah tangga ini saya ajarkan kepada mereka bagaimana membuat dan menyajikan makanan yang lebih sehat, aman dan ekonomis, hal ini sangat di butuhkan dalam kondisi perekonomian yang semakin sulit seperti saat ini" ungkap Yussy.

Di tambahkannya lagi "Keluarga itu Miniatur Negara jadi jika Keluarganya kuat maka secara otomatis Negaranya pun akan menjadi kuat, inilah yang menjadi alasan saya untuk terjun langsung ke masyarakat bawah khususnya kepada kaum wanita para ibu, setidaknya mereka bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarganya masing-masing, dengan kemandiriannya membuat kue atau makanan sehat tadi.

Yussy pun menjelaskan kenapa dia memakai tepung singkong (Glepung) sebagai bahan dasarnya, "Glepung ini sudah kita olah secara teknologi dan tidak ada   kadar gulanya, ini sangat bagus di konsumsi bagi para penderita Diabet, Otis, Alergi Gluten ataupun bagi mereka yang ingin Diet.

Glepung ini lebih Aman baik untuk kesehatan dan lebih Murah harganya sehingga bisa terjangkau oleh masyarakat bawah di banding tepung lain yang sering kita jumpai di pasaran dan Glepung ini juga sudah ada surat Verivfikasinya" jelas Yussy.

Indonesia menjadi importir Gandum terbesar di Dunia, ini juga yang menjadi keprihatinan saya karena sesungguhnya Bangsa ini punya potensi yang sangat besar dan luar biasa baik itu Sumber Daya Alam (SDA)  maupun sumber Daya Manusia (SDM) nya jika kita mau mengelola dengan baik dan benar  potensi yang ada sesuai peruntukaFCnnya" ungkap Yussy penuh harap.

Bagaimana cara pandang Yussy dari sisi Politik,Ekonomi,Sosial dan Budaya serta sepak terjang Aktifis Wanita tangguh dengan Multi talenta mari kita simak riwayat perjalanan aktifitas hidupnya baik keidupan pribadinya keluarga serta masyarakat banyak yang waktu itu sempat di muat di tabloid Realita 
(04/05/2010)

Sepintas nama Yussy Fauziah mungkin banyak orang yang masih asing karena belum mengenalnya,Tapi di kalangan para Aktivis 98, nama "Yussy Fauziah" bukanlah sosok yang asing bagi mereka.

Wanita yang sudah lama dikenal menggeluti dunia aktifis in, memulainya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), berbagai Aktivitas dan kegiatan sosial yang bergerak di bidang pendidikan, seni dan budaya sudah di gelutinya sampai pada gerakan aktivis Politik yang selalu mengkritisi Lembaga dan Pemerintah Daerah setempat di setiap kebijakan yang tidak berpihak kepada Masyarakat bawah.

Dibalik keuletan dan kegigihannya dalam memperjuangkan Masyarakat bawah,Wanita ini juga dikenal sebagai sosok tangguh yang mampu bertahan dari berbagai kecaman dan teror yang menghampirinya.

Sejak tahun 1996 Yussy Tinggal bersama suami dan Anak-anaknya di Kendari
Namun pada tahun 2000 Yussy kembali ke Surabaya beberapa saat setelah Suami tercinta pergi meninggalkannya kembali Kepada SANG PENCIPTA.

Empat belas (14) Tahun beraktifitas di Kendari sudah banyak kepercayaan yang di berikan kepada Yussy, diantaranya di berikannya kepercayaan untuk menjabat sebagai Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) pernah juga di percaya sebagai Sekretaris PKK Kabupaten Kendari Sulawesi Tenggara dengan membuat Yayasan atau pun Sanggar bersama para Mahasiswa disana dan diberi nama 2KK (Karya Kinati), masih banyak lagi kepercayaan lain yang diberikan kepada Yussy seperti terlampir di CV Yussi Fauziah di atas.

Di Surabaya,Yussi memulai kembali menata diri dan Keluarganya dia harus bisa memenuhi segala kebutuhan keluarganya sebagai single parent "Alhamdulillah,penghasilan dari profesi saya sebagai Lowyer ketika itu Cukuplah untuk memenuhi segala kebutuhan keluarga bahkan lebih, sehingga saya bisa tetap terus beraktifitas dan bisa dibilang ini merupakan salah satu hobi saya jika bisa membantu orang lain apalagi bisa bermanfaat untuk orang banyak dan ini tidak mungkin terpisahkan dari kehidupan saya atas izin NYA"ucap Yussy penuh semangat.

MENAKLUKAN ANAK JALANAN DENGAN SENYUM CINTA DAN KASIH SAYANG

Bagi Yussy salah satu alasan ketertarikannya terjun langsung dan mengenali Dunia Anak adalah ketika dalam perjalanan pulang dari Kendari ke Surabaya.

Di perjalanan Dia melihat begitu keras dan brutalnya sikap dan kehidupan Anak jalanan, hal inilah yang membuat Yussi khawatir akan masa depan Anak-anak Indonesia yang Notabenenye merekalah Cikal bakal generasi penerus Bangsa ini, baginya tidak sepantasnyalah Anak-anak yang masih di bawah umur berkeliaran di jalan tanpa arah dan tujuan yang jelas.

Mulailah di tahun 2001Yussy fokus menjadi aktvfis anak bersama Teman-teman aktivis lainnya seperti Kak Seto, Aries Merdeka Sirait, Peggy Melati Sukma dan aktivis LSM anak lainnya di KomNas PAI (perlindungan Anak Indonesia).

Secara Jujur Yussi mengakui bagaimana perasaanya ketika pertamakali bergabung sebagai aktifis anak,ada satu kebanggaan dan kepuasan tersendiri yang di rasakannya ketika dia bisa membela Hak-hak anak yang mendapat kekerasan dari kalangan keluarganya ataupun kalangan di lingkungan sekitarnya,

Hikmah yang paling utama yang di dapatkannya adalah ketika bisa menjadikan pribadi sebagai filter untuk menjaga sikap "karena pastinya Anak-anak akan menjadikan kita sebagai orang yang diteladaninya.

Bagaimana mungkin menjadi tauladan Anak-anak kalau dari diri kita pribadi sikap hidupnya berantakan dan nantinya lambat laun hal itu akan tercermin pada Anak-anak yang kita bina, karena Anak-anak sendiri mempunyai kepekaan dan sensitivitas pada Orang-orang yang menjadi suri tauladannya, "urai Yussy".

Selain itu ada juga nilai lebih yang tidak bisa di tukarkan dalam bentuk apapun"tambahnya.

Nama Yussy Fauziah semakin luas dikenal masyarakat ketika pasangan Selebritis Tamara Bleszinsky dengan Teuku Rafli berseteru mengenai hak asuh Rasya anaknya

Kepedulian kepada Anak-anak lah yang membuat Yussy tergerak Untuk mendampinginya sebagai kuasa hukumnya, peristiwa inilah yang sempat melambungkan nama Yussy Fauziah karena saat itu marak sekali pemberitaannya baik di Media Cetak ataupun Media Elektronik

MEMANFAATKAN RUMAH PRIBADINYA UNTUK ANAK JALANAN DI SURABAYA

Meski sudah memiliki latar belakang sebagai Aktivis gerakan, Ketua Teater dan Sanggar Seni Budaya,namun bagi Yussy menjalani profesi sebagai aktivis anak adalah suatu hal yang sifatnya baru dimana Yussy dituntut harus memiliki kesabaran yang luar biasa untuk memahami dan mengayomi Anak-anak karena pada dasarnya setiap anak mempunyai sifat dan karakter yang berbeda-beda.

Tapi dengan bermodalkan kemauan dan kemampuan  serta niat yang sangat besar akhirnya Yussy mampu menyesuaikan dan memproses dirinya bersama Anak-anak jalanan yang di tampung di rumah pribadinya di jalan Ngagel Tirto Surabaya diumah pribadinya ini Yussy menampung Anak-anak jalanan dengan latar belakang yang berbeda-beda ada yang pecandu narkoba, pengamen, pedagang,pemusik punk dan underground jalanan yang berkeliaran bebas di Surabaya,Jawa Timur.

Dan tak heran jika rumahnya keliatan seperti tak terawat karena begitu banyaknya Anak-anak jalanan yang di tampung di rumah pribadinya,karena mereka bebas dan di biarkan sesuka mereka selama berada di lingkungan rumah pribadinya.

Karena baginya "untuk memunculkan kesadaran diri mereka dia tidak mungkin memperlakukan Anak-anak dengan sikap yang keras"tegasnya.

Yussy sadar "modal utama untuk mendidik Anak-anak Jalanan itu adalah dengan senyum, kesabaran serta belaian kasih sayang yang tulus dari hati nurani, buat saya senyum dan kasih sayang yang tulus itu sudah lebih dari segalanya untuk mengatasi kelakuan dan sikap Anak-anak yang brutal"

"Karena yang dibutuhkan mereka tidak lebih dari pada itu,baru setelah mereka sadar mulai kita berikan pengertian dan pemahaman akan dampak dan bahayanya menggunakan narkoba, keselamatan diri di jalan dsbnya.

Setelah itu kita hantam juga sisi batinnya, semua ini dilakukan untuk mengugah kesadaran diri mereka yang hampir musnah" papar Yussy

"Memang tidaklah mudah untuk melakukan semua ini butuh keuletan dan kesabaran yang luar biasa" tambahnya.
Dengan sikapnya itu, serta pengorbanan tenaga dan materi wajar saja jika Yussy mendapat gelar panggilan Mamah yang juga panggilan akrab dari Anak-anak jalanan yang berada di bawah asuhnya
Tidak itu saja Yussy juga salah satu orang yang sangat di hormati dan di segani oleh Anak-anak jalanan, Pelajar dan Mahasiswa di Surabaya.

Ini semua adalah buah dari dedikasi perjuangan dan pengorbanannya demi memberikan hidup dan kehidupan Anak-anak jalanan di Surabaya, Jawa Timur

MENJADI VEGETARIAN UNTUK MEREDAM EMOSI

Sebagai mantan Aktivis pengorbanan dan dedikasinya kepada Dunia anak tidak cuma memanfaatkan rumah pribadinya untuk di jadikan tempat berlindung bagi Anak jalanan atas saran seorang temannya Yussy juga rela melakukan diet ketat dan menjadi vegitarian selama 3 tahun untuk meredam menetralisir dan mengontrol emosinya.

Dia harus mengontrol emosinya.
Karena berhadapan dengan Anak jalanan di perlukan energi yang tinggi dan kesabaran yang sangat luar biasa
Sehingga Anak-anak menjadi lebih dekat dan terbuka pada dirinya "buat saya mendidik anak tidak diperlu kekerasan tapi juga harus ditangani dengan kelembutan" tegas Yussy yang sering kali menyampaikan hal tersebut disetiap orasi ataupun penjelasannya ketika di undang sebagai pembicara di departemen sosial atau dinas sosial lainnya di berbagai Kota.

Bukan hanya itu saja di dalam urusan rumah tangganya Yussy termasuk orang yang sangat demokrasi bagi Anak-anaknya, dia memberikan kebebasan pilihan kepada anaknya sesuai dengan yang diinginkannya termasuk masalah pendidikan, jodoh atau keyakinan (agama:red) terang Yussy yang akan berencana akan menulis sebuah buku mengenai anak ini.

Dalam mendidik Anak-anaknya Yussy mengajarkan dan memberikan pemahaman bagaimana hidup mandiri dan berdikari

KECINTAAN DAN KEPEDULIAN TERHADAP MASA DEPAN GENERASI BANGSA

Pada Tahun 2006 atas permintaan Kusumo Ketua Komnas PAI, Yussy di minta untuk hijrah ke Jakarta sekaligus  di minta untuk menggantikan posisinya sebagai Ketua Komnas PAI, karena beliau sudah masuk bagian kepengurusan sebuah Lembaga Negara yang di kenal dengan nama KPAI.

Seiring jalannya waktu Wujud kepeduliannya kepada generasi penerus bangsa  setelah menjadi Ketua Komnas PAI,Yussy mempunyai ide pemikiran dan gagasan yang sama dengan beberapa Akivis anak di Komnas PAI untuk membentuk atau membuat LSM sendiri, maka pada bulan November 2006 terbentuklah sebuah wadah perkumpulan yang di beri nama LSM Peduli Anak Negeri (PAN) dimana Yussy Fauziah juga di percayakan sebagai Ketua Umum LSM Peduli Anak Negeri terhitung sejak berdirinya LSM PAN November 2006 hingga sampai saat ini  2018.

"5 tahun belakangan ini saya konsern ke berbagai daerah memberikan penyuluhan dan pendidikan kepada para petani dan nelayan tentang Teknologi kearifan lokal yang bisa meningkatkan hasil produksi tani dan nelayan sehingga perekonomian keluarga petani dan nelayan pun bisa meningkat" ujar Yussy.

"Dan saat ini saya memberikan pelatihan Kepada ibu-ibu disini sekaligus memperkenalkan produk petani singkong yang dari mulai penanaman sampai proses produksinya hingga menjadi tepung singkong yang kita beri nama Glepung itu dikerjakan oleh petani sendiri di lahannya sendiri, kami hanya membantu menyiapkan mesin teknologinya saja" ungkapnya.

"jadi antara masyarakat Desa dan Masyarakat Kota akan terjalin kerjasama Yang baik dan saling menguntungkan" Ucapnya "inilah yang saya rajut bahwa kita sebagai mahluk sosial  butuh orang lain tidak bisa hidup sendiri maka perlu kerjasama baik Secara individu atau kelompok masyarakat bahkan dibutuhkan kerjasama Negara dengan rakyatnya agar Bangsa ini menjadi kuat Mandiri dan tidak kebergantungan terhadap Bangsa lain" ujarnya menutup wawancara ini sambil mempersilakan kami menikmati hidangan yang sudah siap santap buatan ibu-bu Pisangan Timur yang baru saja di beri pelatihan membuat kue dari Yussy Fauziah,dalam Indahnya kebersamaan.(redakasi)

AMPHIBI-YASOS BKS-KPPL BEDAH SEKOLAH PERBAIKI RUANG KELAS MTs LEBAK BANTEN

Banten, Cakrabhayangkara News-Tampak sejumlah anggota AMPHIBI-YASOS BKS-KPPL AMPHIBI bojong menteng sedang memperbaiki dinding sekolah yang terbuat dari anyaman bambu yang kondisinya sudah rusak parah.

Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia AMPHIBI memberikan bantuan perbaikan ruang kelas Madrasah Tsanwiyah (MTs) Mathahul Anwar yang berada di Kampung Sariyak, Desa Peucang Pari, Kecamatan Cigemlong, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (18/10/2018).

Mts Mathlaul Anwar tersebut sempat viral di sejumlah media sosial lantaran kondisi ruang kelas sekolah tersebut sangat memprihatinkan. Dimana para siswa yang belajar di sekolah tersebut beralaskan lantai tanah dengan kondisi ruangan kelas yang tidak layak.

Ketua umum aliansi masyarakat pemerhati lingkungan hidup dan B3 Indonesia (AMPHIBI) Agus Salim Tanjung So,si mengatakan, bahwa selain memperbaiki ruang kelas, AMPHIBI  juga memberikan bantuan berupa sepatu dan seragam olah raga bagi guru dan siswa di MTs Mathlaul Anwar.

Pihaknya berharap, penyaluran bantuan dan perbaikan ruang kelas tetsebut diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar para siswa/i MTs.

“Penyaluran bantuan ini merupakan kegiatan sosial dan  aksi nyata kami dalam upaya membantu para siswa/i dan guru di sini untuk mendapatkan tempat pembelajaran yang layak,” kata Tanjung kepada awak media Kamis (18/10/2018).

Ia berharap, apa yang dilakukan oleh AMPHIBI-YASOS BKS-KPPL ini dapat diikuti oleh kelompok lembaga lainnya yang memiliki kepedulian sosial terhadap masa depan pendidikan di Kabupaten Lebak.

“Selain kepada masyarakat dan lembaga sosial lain, saya juga berharap pemerintah setempat terbuka matanya untuk jeli dan lebih peduli terhadap kondisi sekolah seperti ini,” ungkapnya.

Disamping itu Ketua Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan KPPL Bojong Menteng Krisdayadi memberikan motifasi dan semangat belajar kepada siswa/i dengan mengajarkan berbagai prakarya seni dan kaligrafi

Sementara itu, salah salah satu guru di MTs setempat, Pudin mengungkapkan rasa terima kasih kepada AMPHIBI-YASOS BKS-KPPL dan semua pihak yang telah peduli terhadap sekolahnya.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepedulian AMPHIBI-YASOS BKS-KPPL yang telah jauh-jauh datang kesini untuk membantu sekolah kami ini,” katanya. (Red)

SAPUHI Gelar Pengenalan Destinasi Wisata Muslim di UEA Turki dan Balkan

Jakarta, Cakra Bhayangkara News-
Serikat Penyelenggara Umroh Haji Indonesia (SAPUHI) bersama Global Network Destination (GND World) dan GNM Matahari mengadakan Pengenalan Bedah Destinasi Muslim di Uni Emirat Arab (UEA), Turki, dan negara-negara wilayah Balkan, di Gedung Bank Muamalat Dr.Satrio, Senin (15/10).

Program yang diluncurkan di Sekretariat SAPUHI Jakarta, itu diperuntukkan bagi para pemilik Travel Muslim di seluruh Indonesia. Puluhan peserta dari berbagai daerah hadir dalam acara tersebut untuk belajar bagaimana membuka destinasi Wisata Muslim ke UAE, Turki, dan Negara-negara Balkan. Acara ini  juga untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terjun dalam bisnis Travel Muslim, sehingga jago dalam jualan Paket Wisata Muslim di destinasi tersebut.

Ketum SAPUHI Syam Resfiadi mengatakan, bahwa dari segi potensi baik berupa destinasi dan pasar, potensi wisata Muslim memang harus terus dibenahi.

Khusus untuk paket wisata Muslim untuk wilayah Balkan yang kini belum tergarap, maka bila ingin menjadikannya sebagai tujuan wisata, perlu dilakukan secara cermat, menurutnya.

“Di acara ini kita berkolaborasi antar vendor atau operator wisata di UEA, Turki dan negara-negara Balkan. Untuk fasilitas muslim di negara Balkan sudah ada, baik makanan, hotel, dan pemandangannya, belum lagi banyak situs sejarah Ottoman yang bisa kita kunjungi,” ucap Syam.

Deloni Setiawan selaku Direktur GND World menyatakan, potensi paket Muslim, khususnya ke Balkan memang sangat menjanjikan, tinggal bagaimana mengemasnya. Banyak yang harus disiapkan secara baik bila ingin menjadikannya sebagai sebuah paket perjalanan.

“Mengemas destinasi baru memang tidak mudah. Apalagi bila itu akan disebut sebagai salah satu "Paket Wisata Muslim".

Ini karena jelas membutuhkan banyak persyaratan. jadi tak hanya memperhitungkan syarat utama paket wisata seperti keindahan alam dan sarana perjalanan, bila ingin wilayah Balkan ingin dijadikan paket Wisata Muslim maka harus memperhatikan beberapa prasyarat. Hal ini terutama menyangkut soal ketersedian makanan halal dan tempat untuk melakukan ibadah secara baik,” ucapnya.

Deloni, harus ada perencanaan yang cermat bila ingin memasarkan paket ini. Beberapa hal itu di antaranya adalah memperhitungkan soal lama perjalanan, panjang perjalanan, dan fasilitas wisata.

Negara Balkan adalah suatu gambaran negara yang secara historis dan geografis berada di Eropa bagian tenggara. Daerah ini memiliki daerah gabungan 550.000 km² dan penduduk sekitar 53 juta. Penyebutan negara Balkan didasari dari pegunungan Balkan yang melintasi pusat Bulgaria ke Serbia bagian timur.

Negara yang umumnya dikenal sebagai kawasan Balkan antara lain, Albania, Bulgaria, Bosnia dan Herzegovina, Kroasia, Republik Makedonia, Montenegro,Serbia, Slovenia, Turki (namun hanya bagian wilayah Turki yang ada di Eropa darinya termasuk Istanbul), dan Yunani. SAPUHI yang dibentuk 28 Mei 2018 kini telah beranggotakan lebih dari 200 perusahaan travel Muslim.(Tile).

Ormas ABS Dan Ormas Kel.Besar TNI ( FKPPI/PPM/HIPAKAD) bersama Pangdam Jaya mengadakan kegiatan Bersama

Jakarta, Cakrabhayangkara News -Organisasi Masyarakat Anak Bangsa Sejati bersama Kel. Besar TNI (FKPPI/PPM/HIPAKAD) mengadakan kegiatan bersama Pangdam Jaya yang mengambil tempat di Aula Sudirman Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Selasa 14/08 lalu.

Dalam sambutannya Ferdinand mengapresiasi kegiatan ini karena memiliki arti penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi memperkenalkan salah satu Ormas ABS  kepada masyarakat.

Ormas memiliki peranan penting dalam kemitraan TNI, Polri, Masyarakat ataupun Warga mendukung yang bisa memperluas wawasan dan bentuk pola pikir.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan TNI, Ferdinand selaku Presiden ABS menyampaikan mohon doanya kepada rekan-rekan seperjuangan dan Wartawan insha Allah kita akan mengemas program Road Show bersama Pangdam, Kapolda se-Indonesia, dan Tim EO ABS untuk mengawal road Show di 5 Kota di waktu yang dekat ini, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan Palembang.(Romi/Tile)

Penandatanganan Kontrak Antara PT.Nusa Inti Prima Bersama Kontraktor Utama Dan Sub Kontraktor

Jakarta, Cakra Bhayangkara News-
     Penandatangan kontrak kerja pembuatan Tangki Timbun dan Tongkang antara PT.Nusa Inti Prima bersama kontraktor utama dan Sub Kontraktor di Balroom Hotel Puri Mega jakarta Timur yang di hadiri kurang lebih 150 kontraktor, Senin (17/09).

     Pada saat acara penandatanganan berlangsung tidak diterima Pembayaran Administrasi dan Kontraktor baru lagi atau untuk Negoisasi.

Bagi Sub Kontraktor yang sudah Menandatangani Kontrak, langsung dibawa untuk di tandatangani oleh Kontraktor Utama.

       Penandatanganan kontrak kerja diwakili masing-masing Direktur yaitu, Direktur utama PT.Nusa Inti Energi Prima diWakili Bapak Dedy Anas Mandagi dan Direktur Utama PT.Suwarlang, H.Ruswandy.

      Selanjutnya, Kontraktor yang belum melengkapi Company Profile Perusahaan masing-masing 1 Set dalam
bentuk Hard Copy Full Colour dan 2 Copy Legalitas Perusahaan untuk Notaris dan pembukaan
Rekening di Bank BNI Cabang Melawai.

     Kontraktor Membawa ASLI LEGALITAS PERUSAHAAN untuk diperlihatkan ke Notaris dan Bank BNI
Cabang Utama jalan Melawai Raya (Cek Fisik), membawa Stempel Perusahaan dan untuk Sub Kontraktor dan Kontraktor Pengadaan/Supplyer dan para Direktur Utama atau Kuasa.

    Direktur yang telah menandatangani Kontrak, agar tidak menghambat Proses Project, maka Kontraktor
harus Hadir untuk Penandatanganan Kontrak Kerja dengan Supplyer (Bila Tidak Hadir dianggap mengundurkan Diri).

     Bagi semua Kontraktor segera melunasi Administrasi paling lambat hari Senin tanggal 17 September
dan bukti Struk transfer di foto dan di Wa, Bila tidak Menyelesaikan dinyatakan
Mundur.

     Pendataan akhir untuk menentukan tanggal pembagian SPK ke Bali, ketentuan dan prosedur yang
berlaku ditentukan oleh Direksi PT. NIEP.

    Demiikian dikatakan Dirut PT Nusa Inti Energi Prima Dedy Anas Mandagi BSC yang didampingi Dirut Tehnik Didi Mokoginta.

Untuk memperlancar mekanisme distribusi minyak dan solar hsd serta untuk menyesuaikan harga antara daerah dan pusat.(Cecep.Hidayat)

LEMBAGA KOMANDO PEMBERANTASAN KORUPSI (LEMBAGA K.P.K) SUMATERA UTARA RESMI DI LANTIK

Medan, Cakrabhayangkara News - Lembaga Komando Pemberantasan Korupsi (Lembaga K.P.K) Pimpinan Wilayah Sumatera Utara beserta Pimpinan Daerah Tanah Karo dan Humbang Hasundutan resmi terbentuk dan di lantik.

Pelantikan Lembaga K.P.K berlangsung di Hotel Antares Jl.Sisingamangaraja No.84 Medan Sumatera Utara sekitar Pukul 15.00 Wib.

Tari-tarian melayu pun terlihat menyambut kedatangan Pimpinan Nasional dan jajaran.

Acara tersebut di hadiri oleh Pimnas Presiden Lembaga K.P.K Indranas Gaho,SH beserta Seknas Noven Saputera dan Efren Gaho,Yusi Maharnina.SH,PIMWIL Jawa Timur,PERADAN, Lsm Strategi, Dinas Perindustrian dan Kesbanpol Kota Medan serta beberapa organisasi media diantaranya Aliansi Jurnalis Hukum (AJH), Forum Pers Independent Indonesia (FPII), Aliansi Wartawan AMPHIBI NKRI (AWAN PERS), Media Purna Polri dan NiasTIMES dan tamu undangan.

Ketua Panitia sekaligus Sekjenwil Sumut Guntur Lubis dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan Pimpinan Nasional dan Para tamu undangan baik dari Lsm,Organisasi Media dan Instansi yang terkait yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memohon maaf jika ada  kekurangan baik yg di sadari maupun tidak karena acara ini di konsep hanya dalam waktu 2 minggu dan acara ini terlaksana dengan swadaya anggota tanpa proposal atau bantuan dari pihak manapun.

Pimpinan Wilayah (PIMWIL) Sumatera Utara,Pimpinan Daerah (PIMDA) Tanah Karo dan Humbang Hasundutan serta Sekretaris Jenderal Wilayah (SEKJENWIL) dan Departemen Investigasi dan intelijen (DEPENWIL) Sumatera Utara resmi terbentuk dengan di bacakan Surat Keputusan Presiden Lembaga K.P.K oleh Sekretaris Nasional Noven Saputera yang selanjutnya di Lantik langsung dengan menyerahkan tongkat kepemimpinan oleh Presiden Lembaga K.P.K Indranas Gaho,SH.

Ketua PIMWIL Sumut Donald Panggabean,SE mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan dan berharap PIMDA yang sudah terbentuk dapat bekerja dalam Satu Komando dalam memberantas koruptor di NKRI ini khususnya di wilayah Sumatera Utara."ujarnya.

Dengan waktu yang bersamaan Presiden Lembaga K.P.K mengucapkan selamat bertugas kepada PIMWIL dan PIMDA Sumatera Utara yang sudah resmi terlantik dalam Satu Komando."tegasnya.

Dalam akhir acara Presiden Lembaga K.P.K mengajak Seluruh pengurus dan tamu undangan mengikrarkan wel-wel "SALAM SATU KOMANDO, BRAVO K.P.K" secara bersama-sama.(red)

AMPHIBI, Yasos BKS dan KPPL BoMen Beri Bantuan Kursi Roda Kepada Nenek Misah

BEKASI, Cakrabhayangkara News  - Ketua Umum DPP Lembaga AMPHIBI Agus Salim Tanjung, So, Si, bersama Ketua KPPL Bojong Menteng Krisdayadi serta Perwakilan Yasos BKS Bernhard Malau memberikan bantuan kursi roda kepada Nenek Misah yang merupakan warga RT. 03 RW.02 Kelurahan Bojong Menteng Kecamatan Rawa Lumbu Kota Bekasi.

Kursi roda tersebut merupakan CSR Perusahaan PT. AMACO yang berkaitan dengan pekerjaan Clean Up lahan terkontaminasi di Pesarean Kabupaten Tegal beberapa hari lalu.

Ketua Umum DPP AMPHIBI Agus Salim Tanjung, So, Si, mengucapkan terimakasih kepada pihak PT. AMACO yang telah memyalurkan CSR nya kepada masyarakat tepat sasaran melalui Lembaga AMPHIBI dan Yasos BKS.

"Jika perusahaan-perusahaan industri dan penanganan limbah dapat meniru langkah PT. AMACO, maka akan banyak masyarakat yang terbantu dengan tepat sasaran yaitu penyaluran CSR nya," ucap Agus Salim Tanjung, So, Si, yang didampingi Perwakilan Yasos BKS bernhard Malau dan Ketua KPPL BoMen Krisdayadi, Sabtu (15/09/2018) di kediaman rumah nenek Misah.

"Namun sayangnya, perusahaan yang seperti PT. AMACO ini sangatlah minim. Untuk itulah AMPHIBI mencoba untuk mengajak pihak perusahaan industri dan perusahaan penanganan limbah untuk saling peduli terhadap sesama melalui CSR yang akan disalurkan oleh AMPHIBI dan Yasos BKS kepada masyarakat," imbuhnya.

Lanjut Ketum AMPHIBI,"Semoga kursi roda ini dapat dipergunakan oleh nenek Misah, sehingga sang nenek dapat menghirup udara diluar rumahnya, serta dapat melihat situasi diluar rumahnya." tandas Agus Salim Tanjung, So, Si.

Ketua Umum DPP AMPHIBI juga menyampaikan, setelah memberikan bantuan kursi roda kepada Nenek Misah, AMPHIBI dan Yasos BKS akan memberikan bantuan kursi roda kepada anak R. Herly Budhy Cahyono yang bernama Cinderella Puspita Rini yang merupakan warga Kelurahan Mangun Jaya dalam waktu dekat ini.

Disamping itu, Krisdayadi selaku Ketua KPPL Bojong Menteng, mengucapkan terimakasih kepada Ketua Umum AMPHIBI. Yang mana, usulan kursi roda KPPL Bojong Menteng untuk Nenek Misah dapat terealisasi.

"KPPL Amphibi Bojong Menteng, mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah peduli kepada Nenek Misah. Semoga apa yang dilakukan menjadi amal zariah untuk kita semua," pungkas Krisdayadi sembari di amini warga yang mendengar dan keluarga nenek Misah. (Red)

TPS Ilegal Sumberjaya Kabupaten  Bekasi Dikunjungi Tim dari Kementrian Lingkungan hidup

Bekasi, Cakra Bhayangkara News - Tempat pembuangan sampah ilegal Sumberjaya kabupaten Bekasi di kunjungi oleh tim dari Balai Penegakan Hukum Kementrian Lingkungan Hidup Wilayah Jawa Bali dan Nusa Tenggara yang diketuai Benny, (13/9/2018).

Kunjungan ini diprakarsai oleh LSM Lingkungan Hidup AMPHIBI atas temuan limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) dan  medis yang diduga dilakukan salah satu perusahan penyedia jasa kebersihan beberapa waktu lalu.

Saya sangat kaget dan baru tahu ada tempat sampah di daerah ini, imbuh Benny, namun  Benny belum bisa membuat komentar lebih jauh terkait temuan ini. 

Rencananya dalam waktu dekat  akan diturunkan tim ahli untuk mengecek dan mengambil sampel limbah B3 untuk di uji lab.

Dalam kunjungan ini juga hadir tim dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten bekasi  Bidang Penaatan dan Penegakan Hukum yang diwakili Parman.

Dalam wawancara CBN dengan salah seorang tim Balai penegakan Hukum KLH Jawa Bali Nusa Tenggara apa sangsi yang di kenakan apabila kedapatan dan terbukti perusahaan melakukan pembuangan limbah B3 secara langsung tanpa mereduksi racun atau virus menurutnya ada dua sanksi yang akan di kenakan yakni sanksi administrasi dan sanksi pidana.

Menurut Ketua LSM Amphibi Agus  Salim Tanjung, So, Si. dalam akhir sesi kunjungan, "Tempat sampah ini harus di Clean Up karena sudah sangat mencemari lingkungan hidup dan karena berdekatan dengan kali CBL yang bermuara ke laut lepas." tandasnya (djon/cbn/bks)

Ketua LMK RW 13 Kelurahan Rawamangun M.Dimyat Menggelar Kegiatan Program Wirausaha Bagi Ibu-Ibu Rumah Tangga.

Jakarta, Cakra Bhayangkara News- Ketua LMK RW-13 Kelurahan Rawamanggun, MUHAMMAD DIMIYAT, mengelar kegiatan program wirausaha bagi Ibu-Ibu di Kecamatan Pulogadung, khususnya Kelurahan Rawamanggun.

Bentuk program yang di perkenalkan kepada Ibu-ibu adalah bagaimana cara meningkatkan perekonomian keluarga dengan memanfaatkan singkong racun yang sudah di olah menjadi bahan tepung.

Yang perlu diketahui bahan makanan ini bagus di konsumsi untuk penderita diabet, otis dan bagus untuk diet, karena bahan dasarnya dari Glepung atau Gluten Free yang berserat tinggi.

Kegiatan yang di motori oleh Ketua LMK RW 13 M.Dimiyat, merupakan suatu kegiatan yang dibuat dengan maksud memberikan pelajaran dan manfaat kepada Ibu-ibu dalam memanfaatkan teknologi sekaligus cara meningkatkan ekonomi rumahan.

Dalam kegiatan ini, M.Dimiyat mendatangkan pakar Teknologi Ekonomi yang sudah melalalng buana ke seluruh Indonesia dalam membantu kaum perempuan  untuk maju mengunakan teknologi tepung yang di hasilkan dari Singkong Racun, Bunda Yussi Fausiah, yang juga merupakan seorang aktifis senior di tanah air, sebagai pengajar dalam kegiatan ini.

 Kegiatan tersebut akan digilir di seluruh wilayah dapil 4 yang merupakan daerah pemilihannya.

Berawal dari Kelurahan Pisangan Timur lingkungan RW 02 di rumah bapak Obet selaku Ketua RT 002, digelarlah kegiatan ini sebagai awal program pelatihan bagi Warga untuk membuat makanan sehat, Rabu (12/09).

"Kegiatan ini di respon Warga  sangat antusias dengan adanya di luncurkan oleh LMK Rawamangun karna program tersebut ini sangat di senangi para ibu-ibu yang senang memasak dan kelak bisa mengembangkan keahlian mereka membuat kue ini menjadi nilai jual untuk membantu perekonomian keluarga" ucap Ketua RT 002

Ketua LMK RT 13 M.Dimyat yang juga sebagai pengurus LMK Kelurahan  Rawamangun,  yang turun langsung untuk menyaksikan kegiatan itu,  mengatakan, bahwa kegiatan yang di lakukan di Rawamangun ini akan di perkenalkan juga di wilayah lain selain pelogadung, karena menurut Dimi, mungkin ini solusi buat peningkatan ekonomi bagi kaum ibu.

"Kegiatan ini kita tawarkan kepada siapa saja yang mau dan tidak hanya untuk Warga Rawamangun, silakan siapa saja, jadi kami LMK Rawamangun membuat progam ini barangkali bisa menjadi salah satu solusi untuk membantu masalah perekonomian keluarga yang banyak dialami masyarakat, jadi kita ajarkan Kemandirian kepada para ibu untuk bisa membantu persoalan ekonomi keluarganya" Ucap M.Dimyat.(Gerry)

Camat Pulo Gadung Bambang Pangestu Dan LMK Rawamangun Melepas Peserta Pawai Karnaval Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriyah

Jakarta, Cakra Bhayangkara News-Masyarakat di Kecamatan Pulo Gadung memperingati Tahun Baru Islam, 1440 Hijriyah/2018 Masehi dengan menggelar pawai Karnaval Kendaraan.

Peserta pawai terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA dan Umum se-Kecamatan Pulo Gadung, Selasa (11/09).

Camat Pulo Gadung, Bambang Pangestu saat melepas peserta Karnaval kendaraan dalam Acara Gema 1 Muharam 1440 H dimulai dari Kelurahan Rawamangun pukul 06.30 wib
dan sekaligus mengatakan, peringatan tahun baru Islam harus dimaknai dengan senantiasa memperbaiki kualitas ahlak dan keimanan kepada Allah SWT.

"Alhamdulillah kita bersyukur sudah bisa merayakan tahun baru Islam. Mari kita semua berdoa kepada Allah SWT, semoga daerah kita ini selalu diberkahi Allah SWT dan dijauhkan dari segala bencana," kata Bambang.

"Oleh karena itu, momentum tahun baru Islam ini, saya mengajak semua Komponen masyarakat untuk memperbaiki ibadah kita kepada Allah SWT, utamanya ibadah sholat berjamaah," katanya.

Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua Ranting Rawamangun DMI (Dewan Masjid Indonesia) Bapak Ustadz Syaiful Rozaq, menyampaikan kegiatan tahunan 1 Muharam ini adalah sebagai salah satu bentuk syiar agama kepada Masyarakat di Kecamatan Pulogadung, pada khususnya yang beragama Islam , agar memahami bahwa umat Islam punya Tahun baru Hijriah, di samping Tahun Masehi yang lebih populer di kalangan masyarakat dan pada umumnya sering di Rayakan yang Sifatnya lebih kepada Hura-hura.

Hal inilah yang membuat Ketua Panitia untuk terus menjaga ukhuwah Islamiah Masyarakat di sekitarnya dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan hari besar Islam bekerjasama dengan berbagai Elemen dan organisasi Masyarakat seperti DMI, LMK, FKDM Dan ORMAS, KAPOLSEK dan jg tokoh-tokoh Masyarakat.

Di kesempatan yang sama Koordinatir Karnaval Kendaraan yang juga sebagai Ketua Ranting Kayu Jati DMI menjelaskan bahwa Animo Masyarakat sangat antusias sekali ini terbukti dengan banyaknya peserta yang hadir di acara Karnaval kendaraan ini.

Lebih dari 1000 peserta dengan berbagai macam kendaraan, 10 mini bus, 20 pick up,200 sepeda motor dan 30 Odong-odong turut memeriahkan acara ini.

Peran serta LMK juga sangat memberikan kontribusi sangat besar terhadap kegiatan ini, terutama LMK Rawamangun yang  berketempatan sebagai tuan rumah dari 7 kelurahan yang ada di Kecamatan Pulogadung.

Acara Karnaval Kendaraan Gema 1 Muharam ini terbilang berhasil dan sukses karena acara berlangsung lancar, tertib dan aman.

Keberhasilan dan kesuksesan acara ini tidak lepas dari peran serta pemerintah setempat dan seluruh komponen masyarakat di Wilayah Kecamatan Pulogadung.(Geri)



Camat Pulogadung Bambang Pangestu terlihat bersama LMK Rawamangun M.Dimiyat Dan Warga

Menyambut 1 Muharram 1440 H PHBI Kabupaten Fakfak Gelar Dzikir, Doa Dan Pawai Fajar

Fakfak, Papua Barat, Cakra Bayangkara News -
PHBI Kabupaten Fakfak melakukan doa dan zikir bersama menutup tahun 1439 Hijriyah menuju tahun baru 1440 Hijriyah di pangung hiburan  jalan Dr.Salas Namudat Kabupaten Fakfak, Selasa (11/09) pagi.

Kegiatan tersebut yang diikuti oleh jajaran Kodim 1706/Fakfak, Kapolres, yang diwakili oleh Waka Polres Fakfak
Ketua PHBI, Ketua NU Bapak Ali Hindom SP.d, Kepala BAPEDA Kabupaten Fakfak Ali Baham Temongmere,dan Direktur RSUD Fakfak Dokter Maulana Patiran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Fakfak, Nasrul P. Elake mengajak untuk memaknai tahun baru hijriyah dengan melakukan perubahan kearah yang lebih baik, dimulai dari diri pribadi.

"Semakin menguatkan diri berbuat yang terbaik kedepan," ujar Sekda.

Sekda mengatakan, tahun berganti, suasana baru memasuki tahun baru menjadi momentum perbaikan baik secara pribadi maupun pemerintah, yang membawa dampak bagi kehidupan masyarakat, yang menjadi tanggung jawab untuk dilaksanakan.

"Melaksanakan pembangunan untuk masyarakat yang perlu diperhatikan," kata Sekda.

Oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten Fakfak terutama secara khusus kaum muslimin dan muslimat agar momentum tahun baru ini harus kita memaknai sebagai perubahan baik di dalam hidup kita maupun di dalam organisasi-organisasi terutama organisasi islam.

Di lanjutkan dengan pawai fajar pagi dari Jalan Dr.Salasa Namudat (Reklamasi Pantai) dengan tujuan Finis di Masjid Agung Baitul Makmur Kabupaten Fakfak. Kegiatan tersebut yang diikuti oleh 3200 Peserta dari sekolah, SD, SMP, dan SMA se-kabupaten Fakfak.(Amatus Rahakbauw).