Headlines News :
Breaking News
Loading...
Showing posts with label kriminal. Show all posts
Showing posts with label kriminal. Show all posts

Tim Jaguar Polresta Depok Amankan Delapan Remaja Tawuran dan Balapan Liar


Depok, Cakra Bhayangkara News-
Tim Jaguar dalam Operasi cipta kondisi jajaran Polresta Depok mengamankan delapan remaja yang akan tawuran dan balapan liar di dua lokasi yang berbeda, Minggu (21/10).

Tim Jaguar yang dipimpin Iptu Winam Agus berhasil mencegah rencana aksi tawuran tersebut dan menyita senjata tajam berupa dua buah celurit.

“Ada delapan remaja diamankan diduga mau tawuran sedang nongkrong tengah malam di pinggir Jalan Edi Santoso, Ratu Jaya, Cipayung, sekitar pukul 02.00 WIB. Sekitar lokasi ditemukan juga dua senjata tajam jenis celurit,” ucap Sulaiman.

Sulaiman yang akrab dipanggil Kang Ule juga anggota Garda Mencegah dan Mengobati (GMDM) Kota Depok mengatakan, daerah Kelurahan Ratu Jaya dikenal rawan terhadap gangguan kamtibmas.

“Setiap malam minggu dan hari-hari weekend daerah Ratujaya, dan Jalan Raya Citayam Cipayung rawan aksi tawuran dan kejahatan jalanan. Untuk itu sebagai mitra polisi kita siaga antisipasi kejadian di lokasi dengan bekerjasama dengan tim Jaguar Polresta Depok,” katanya.

Ditempat terpisah Kapolsek Sawangan Kompol Suprasetyo mengungkapkan menjelang subuh sekitar pukul 03.00 WIB anggota Jaguar dibawah pimpinan Aiptu Agus dibantu anggota Pokdarkamtibmas mengamankan sejumlah remaja dalam aksi balap liar di Jalan Raya Bojongsari-Cinangka.

“Ada lima remaja bersama motor yang sudah dimodif saat sedang ngetest motor di Jalan Raya Bojongsari-Cinangka dan langsung kita amankan. Jalan Raya Bojongsari-Cinangka memang dikenal rawan balap liar,” ujarnya.

Kendati demikian, kepolisian Polsek Sawangan itu tetap berupaya melakukan patroli di jam rawan dengan merangkul semua unsur potensi masyarakat secara bersama.

“Dalam menjaga keamanan kamtibmas wilayah kita tidak dapat bekerja sendiri, untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan kondusif, kita rangkul semuanya". Ucapnya (Tile)

Polres Tangsel Ringkus Komplotan Maling Shower dan Keran Mewah di Wilayah BSD


Jakarta Cakra Bhayangkara News-
Polres Tangerang Selatan meringkus tiga maling spesialis rumah kosong yang mengambil keran di rumah mewah.
Penangkapan Siyam alias Sam, Darmin alias Musang, Nana Supriana alias Supri, berdasarkan laporan yang diterima polisi pada 20 September 2018.

Laporan polisi itu diterima setelah para pelaku dalam satu hari berhasil menggasak tiga rumah mewah di Cluster The Caspia, The Icon BSD, Cisauk, Kabupaten Tangerang.

Wakapolres Tangerang Selatan Kompol Arman menjelaskan, pelaku yang sebenarnya berjumlah empat orang itu sudah memiliki perannya saat menggasak rumah-rumah mewah tersebut.

"Siyam dan Darmin memanjat pagar, kemudian mencongkel jendela, sedangkan Supri dan Dul (DPO) menunggu dari luar," jelas Kompol Arman di Mapolres Tangsel, Senin (22/10).

Setelah berhasil masuk, kemudian pelaku menggasak laptop, tv, handphone, dan dompet. Tidak hanya itu, barang lain yang digondol oleh komplotan tersebut adalah shower, keran, dan MCB dari ketiga rumah mewah itu.

"Pelaku melakukan aksinya di hari yang sama di tiga TKP yang berdekatan," tutur Kompol Arman.
Polisi membekuk tiga dari empat bandit tersebut di daerah Tanah Baru, Beji, Depok pada 14 Oktober 2018 sekira pukul 06.00 WIB.

Menurut keterangan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho, shower atau keran mewah yang digondol para pelaku bisa dijual kembali dengan harga yang tinggi.

"Ini keran kalau dijual bisa Rp 1 jutaan, mereknya bagus," jelas AKP Alexander.
Para pelaku terjerat pasal 363 KUHP atas tuduhan pencurian dan pemberatan dengan ancaman penjara paling lama lima tahun.(Tile).

Ketua Yasos BKS Ojek Online Medan Jadi Korban Pemukulan

MEDAN, Cakrabhayangkara News - Lagi-lagi lima orang pengemudi ojek online kembali mengalami tindakan kekerasan, kekerasan ini terjadi kepada salah satunya Ketua Yayasan Sosial BKS Ojek Online Medan (Sumut) Senin 20 Agustus 2018, Thomas Ekho Bhudi Rartanto yang belum lama ini dilantik oleh Ketua Umum Yasos BKS Nawa Kurniawan dan Ketua Umum Lembaga Lingkungan Hidup AMPHIBI Agus Salim Tanjung,So,Si.

Pelaku kekerasan tersebut adalah merupakan pelanggan orderannya sendiri.

Pelaku kekerasan tersebut tidak hanya menggunakan tangan kososng, namun juga menggunakan benda tumpul. Akibat aksi brutal tersebut, Thomas Ekho Bhudi Rartanto terpaksa dirawat intensif akibat terkena pukulan benda tumpul.

Lima pengemudi ojek online dikeroyok hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit tepatnya di Jalan Sei Mencirim, Kecamatan Medan Baru.

Kejadian bermula, pengemudi ojek online yang mendapat orderan melakukan transaksi belanja makanan ke salah satu rumah makan. Namun, sesudah di lokasi pesanan yang sesuai dengan permintaan pengorder tidak ada dan pengemudi online meminta agar orderan tersebut dibatalkan.

Namun, pengorder tidak mau dan meminta agar pengemudi ojek online datang untuk membatalkan orderan sendiri sehingga menimbulkan cekcok yang mengakibatkan pngemudi ojek online mendatangi lokasi pengorder.

Sesampainya di lokasi terjadilah pengeroyokan terhadap pengemudi ojek online tersebut bersama teman-temannya.

"Mohon doa atas kesembuhan saya yang jadi korban penganiayaan, atas kejadian penganiayaan tersebut, saya megalami luka lebm di wajah dan luka memar di tangan," ungkap Ketua Yasos BKS Medan, Thomas Ekho Bhudi Rartanto, dalam Group AMPHIBI NKRI.

"Atas insiden ini, saya melaporkan ke Polsek Medan Baru, dan sudah melakukan visum. Saat ini saya sudah meminta bantuan hukum kepada Lembaga Bantuan Hukum (LBH).

Mohon doanya, agar permasalahan ini dapat berjalan lancar. Dan pelaku dapat di proses hukum." pungkas Thomas Ekho Bhudi Rartanto.

Disamping itu, Ketua Umum AMPHIBI Agus salim Tanjung,So,Si, mengecam atas tindakan pelaku pemukul Ketua Yasoso BKS Medan tersebut.

"Kita mengecam atas tindakan pelaku pemukul terhadap ketua Yasos BKS Medan tersebut, dan kita meminta kepada pihak Polsek Medan Baru untuk melakukan proses hukum terhadap pelaku kriminal tersebut." tegas Agus Salim Tanjung,So,Si. (red)