Jakarta Cakrabhayangkara News -
Bertempat Rumdin Kementerian di Kompleks Widya Chandra IV No. 21 Jakarta Selatan Kemenristekditi Prof H Mohamad Nasir PhD AK menggelar acara Tasyakuran Kembali Dari Haji di tahun 2018, Sabtu (01/09) malam.
Sebagai Umat Muslim yang bertaqwa kepada Allah SWT,sudah wajib hukumnya bagi umat muslim menunaikan Ibadah Haji ketanah suci Mekkah sesuai dengan rukun Islam yang ke 5, bila yang sudah mampu dalam segala sesuatunya yang ada didalam persyaratan rukun Haji tersebut.
Sebagai seorang hamba Allah SWT yang bertaqwa tersebut, rupanya ulasan diatas sepertinya benar-benar dilaksanakan karena telah merasa cukup persyaratan yang ia miliki untuk melaksanakan perjalanan penuh Religi, cobaan dan godaan menghadap serta berserah diri berangkat kerumah Allah SWT, oleh karena itu ada seorang sosok Menteri Prof H Mohamad Nasir PhD telah menjadi ‘Haji yang Mabrur” dan Barokah, karena termakbul niatnya untuk menunaikan Ibadah Haji ketanah Suci Mekkah dan kembali ketanah air dengan selamat, serta dalam keadaan sehat waalfiat.
“Syukur alhamdullilah saya ucapkan bahwasanya kita semua sampai saat ini dalam keadaan sehat waalfiat, dan saya mengucapkan terimakasih atas doanya dari keluarga dan kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakannya sehingga beribadah dengan lancar."ucapnya
Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa pejabat dan tamu undangan lainnya. Sebelum dimulai, pembawa acara membukanya dengan basmalah dan pembacaan ayat suci Alquran. Setelah itu, Kemenristekditi M. Nasir memberikan sambutan kepada hadirin.
KH. Nazaruddin Umar turut hadir dalam acara. Dirinya diamanahkan untuk membawakan tausiyah. Dalam tausiyahnya, Nazaruddin menjelaskan tentang larangan- larangan serta pahala-pahala orang yang berhaji.
“Ada beberapa jamaah haji dalam satu tenda bercampur, ada yang dari Padang, Jambi dan daerah- daerah lainnya, dan Alhamdulillah bisa akrab,” ucapnya.
H Mohamad Nasir mengungkapkan menceritakan pengalamannya tentang godaan dan tantangan selama dalam menjalankan Ibadah Relijinya.
“Memang cukup berat untuk menjalan ibadah Haji ini, fisik kita harus kuat, mengingat cuaca yang cukup ekstrim, panas matahari cukup terik.
Kalau bisa usahakan selagi usia muda tunaikan ibadah haji,”ucapnya.(tile)
Post a Comment