Headlines News :
Home » » Deklarasi PROSA, Djoko Santoso Ingatkan Tentang Invasi Senyap

Deklarasi PROSA, Djoko Santoso Ingatkan Tentang Invasi Senyap

Monday, September 10, 2018

Jakarta, Cakrabhayangkara News  - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Sandi, Jenderal (Purn) Djoko Santoso mengingatkan kemungkinan adanya invasi senyap dari bangsa asing terhadap bangsa Indonesia melalui kegiatan investasi besar-besaran yang terjadi akhir-akhir ini.

Dijelaskannya, zaman dulu, kehadiran kolonialisme Belanda didahului melalui kegiatan dagang yang dilakukan oleh perusahaan bernama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie).

“Waktu VOC baru datang, awalnya berdagang, terus meninta penguasaan lahan. Lama kelamaan menjadi kuat, bahkan kekuatan militer dibentuk, selanjutnya VOC melakukan perlawanan terhadap penguasa lokal,” jelas purnawirawan jenderal bintang empat ini saat menghadiri acara deklarasi Relawan PROSA (Prabowo-Sandi), Minggu siang (9/9), di Jakarta.

Saat ini, lanjutnya, VOC-nisasi akan bisa terjadi kembali melalui invetasi yang disertai dengan kehadiran tenaga kerja asing (TKA) secara besar-besaran ke Indonesia.

Hal ini bukan saja akan mengambil kesempatan kerja bagi penduduk lokal, namun yang terpenting adalah menyangkut ancaman terhadap kedaulatan nasional.

“Invasi senyap ini berbeda dengan invasi militer. Karena, bisa berlindung di balik kedok investasi,” terangnya.

Deklarasi Relawan PROSA dihadiri oleh perwakilan dari sejumlah provinsi, antara lain DKI Jakarta, Jabar, Banten, Jateng, Jatim, Sumut, Kepri, dan Sulsel.

Salah seorang inisiator PROSA, Titin S. Laut menjelaskan, dirinya dan rekan-rekan akan fokus menggarap suara emak-emak (kaum ibu) dan kaum milenial untuk memenangkan pasangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019.(red)

Share this post :

Post a Comment