Jakarta, Cakrabhayangkara News -
Berlokasi di area Komplek Taman Mini Indonesia Jakarta PP-IPTEK gelar Kompetisi Roket Air Regional bagi pelajar muda mudi berusia 12-16 tahun diwilayah Jabodetabek dan Banten, Minggu (26/08).
PP-IPTEK sebagai science center pertama di Indonesia dan salah satu wahana pembelajaran IPTEK bagi masyarakat, khususnya generasi muda mudi memiliki peran strategis dalam memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia sesuai dengan divisi dan misi Negara.
Program Roket Air ini disajikan oleh PP-IPTEK kepada Masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pengetahuan IPTEK Masyarakat.
“Kompetisi ini, selain untuk mewadahi potensi bidang sains bagi generasi muda untuk terus berkembang dan turut berperan serta dalam kemajuan teknologi di bidang antariksa,” ucapnya.
Para pemenang kompetisi akan mendapatkan sejumlah hadiah. Untuk hadiah berupa uang memang nilainya ‘sedikit’, tapi kompetisi ini lebih dari nilai hadiah itu sendiri.
“Karena melalui kompetisi ini para pelajar tergali potensi bakatnya di bidang iptek. Mereka juga jadi mengetahui ilmu-ilmu dasar membuat roket dan ini lebih berharga dari sekedar sejumlah uang,” ucapnya.
Kegiatan Kompetisi Roket Air Tingkat Regional ini selain dilakukan di wilayah DKI Jakarta dan Banten juga diadakan di beberapa provinsi di Indonesia, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Lampung, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Riau, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan.
Kegiatan KRAR di wilayah lainnya diselenggarakan oleh science center di masing-masing wilayah. Perwakilan pemenang terbaik dari masing-masing wilayah akan berkumpul dalam Kompetisi Roket Air Tingkat Nasional yang diselenggarakan pada 28 September- 1 Oktober 2018 di PP-IPTEK, Jakarta.
KRAR ini sendiri dilakukan sebagai tahap awal dari kompetisi roket air selanjutnya yakni Kompetisi Roket Air Tingkat Nasional (KRAN) dan Kompetisi Roket Air Internasional se-Asia Pasifik (KRAI) yang tahun ini akan diselenggarakan oleh Asia Pacific Regional Space Agency Forum (APRSAF) di Singapura pada November 2018.
Dari jumlah peserta meningkat dari tahun sebelumnya, sebanyak 435 orang pelajar yang berasal dari 96 sekolah tingkat SD, SMP, SMA, dan SMK akan diadu keterampilan dalam mendesain Roket Air dan meluncurkan Roket Air berdasarkan Zona/target sasaran yang jaraknya dari titik luncur sepanjang 50 Meter.(Tile)
Post a Comment