Cakra Bhayangkara -Program Lima Hari sekolah rencananya akan di laksanakan di seluruh Indonesia untuk tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).
Untuk mengetahui tentang hal ini maka, wartawan Cakra Bhayangkara News mencoba untuk mewawancarai Semuel Lesnussa, Karateker BPC GMKI Kabupaten Fak-Fak, Papua Barat, di ruang kerjanya, 28/08.
Dalam penjelasannya Samuel menyampaikan pandangannya terkait program ini, yang mana penerapan program ini di nilai sangat bagus dan efektif sehingga perlu didukung pelaksanaannya Di Kabupaten Fak-Fak, Papua Barat.
"kami mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Pendidikan untuk pelaksanaan Sekolah 5 hari, namun perlu dalam pelaksanaan Sekolah tersebut harus ditinjau lagi dari sisi karakteristik suatu wilayah, Kabupaten Kota dan kesiapan sumber daya Manusia (Guru Peserta Didik)," Ujarnya.
Menurut Samuel lagi, Ditinjau dari sisi psikologis peserta didik, sedikit terkesan dipaksakan kepada mereka untuk bertahan dalam mengikuti proses belajar mengajar dikelas dari pagi sampai dengan sore. Faktor kemampuan menyerap materi menjadi barometer utama yang akan berdampak pada kejenuhan peserta didik.
Untuk itu Semuel menegaskan bahwa kalau yang ingin dicapai dari implementasi sekolah 5 hari adalah keberhasilan peserta didik dalam prestasi belajar, maka perlu dikaji ulang dari pelaksanaan tersebut. (Amatus Rahakbauw)
Post a Comment