Headlines News :
Home » » Balai Latihan Kerja Kotabaru Cetak Generasi Yang Handal Dan Mandiri

Balai Latihan Kerja Kotabaru Cetak Generasi Yang Handal Dan Mandiri

Thursday, July 18, 2019



Kalsel, Cakrabhayangkara News-- Balai Latihan Kerja (Blk), Kotabaru, Kalimantan Selatan, berhasil mencetak Generasi Handal Mandiri melalui Program Pendidikan dan Latihan Kejuruan yang di laksanakan bagi masyarakat yang mempunyai kompetensi di bidang masing-masing. 

Hal ini disampaikan Instruktur Pelatihan Senior, Giyatono, kepada Wartawan Cakra Bhayangkara News saat di temui di ruang kerjanya di kantor Balai Latihan Kerja, Kota Baru, Kalimantan Selatan, Senin, 08/07-2019. 

Intruktur pelatih senior, Giyatono, yang sarat dengan Ilmu dan pengalaman di bidang Kejuruan Pelatihan di BLK, menjelaskan bahwa tentang Program BLK, Keberadaan BLK, Program dan Peserta BLK,  Latihan Berbasis Kompetensi Kejuruan yang di Programkan dan dilestarikan oleh Peserta Latihan setelah memproleh perbekalan ilmu di BLK, selama sebulan. 

Latihan Kejuruan  yang diprogramkan di beberapa angkatan, diantaranya, kejuruan Las listrik Industri, Listrik Instalasi Penerangan, Teknik Oto Motif Kenderaan Ringan, Processing Pengolahan Hasil Pertanian,Teknologi dan Komunikasi Kejuruan  Office Tools, Kejuruan Menjahit.

Peserta berasal dari lulusan pendidikan SMAN, SMKN, MAN dan Sederajat. Peserta dari masyarakat umum usia tdk.terbatas ( dri usia 17 tahun ke atas), kejuruan yang disiapkan, Menjahit dan Pengolahan Hasil Pertanian.

Target hasil yg ingin dicapai, peserta trampil dan membuat Rote bermacam jenis, manis, tawar dan rote isi, juga pandai dan trampil buat kue kering, "Jelas Giyatono.

lanjut instruktur, Pengolahan hasil Pertanian dgn arti luas, bukan saja hasil pertanian berupa beras, latihan kejuruan ini mempraktekan pengolagan hasil Pertanian artian luas, seperti hasil Perkebunan, Perikanan dan Peternakan. Target ingin dicapai, bisa bikin kerupuk, amplang, susu, abun, krepek yang berkualitas dll.

Peserta latihan bukan saja bisa, atau ahli membuat pengolahan tersebut secara menual ( secara tradisional ), tapi peserta dididik, ahli, pandai dan Profesional membuat Rote, Kue Kerupuk, Amplang dll. didasari ilmu , Punya Resef yg terukur, tahu bahan baku yg berkualitas dll., " papar Giyatono. 

Menjawab tanya wartawan, Peserta yang tidak bisa datang ke Balai Latihan Kerja Kotabaru untuk mengikuti pelatihan, Para Instruktur yang diperlukan  bisa datang melayani masyarakat yang menghendaki, Kejuruan apa yg diminati. 

Fasilitas yang menjadi  tanggungan pemohon adalah, (1). Transportasi, penginapan, bahan baku praktek, konsumsi dan honor perhari instruktur itu semuanya menjadi tanggungan pihak Pemohon. (2). setiap angkatan latihan jumlah pesertanya 16 org. (3). alat utk.proses Pengolahan semuanya di siapkan olh BLK. ( disiapkan olh Instruktur )

Untuk Anggaran Dana yg dikeluarkan selama latihan, bisa berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat. Kades bisa menggunakan Dana Anggaran Desa ( DAD), Penggunaan Anggaran Dana  Desa  yang di alokasikan untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa, " Petunjuk instruktur .

Program Prlatihan di- lapangan yg pernah dilakukan oleh Giyatono dn Instruktur lainnya, aeoweti pernah melaksanakan pelatihan di lapangan bekerja sama dgn Kepala Desa, disampanahan, tanjung batu, pulau laut timur, dlm Kecamatan Pulau Laut Barat, Kecamatan Pulau Laut Kepulauan dn.Pernah Pelatihan di Pulau sembilan, " Tutur Pelatih sesak Pengalaman dan Ilmu Juruan itu. ( Syafruddin ).


Share this post :

Post a Comment