Headlines News :
Home » » Menolak Tempat Ibadah Sebagai Sarana Berpolitik, Kapolsek Matraman Kompol Warsito,SH, Buat Kesepakatan Bersama Jemaat St.Yosef

Menolak Tempat Ibadah Sebagai Sarana Berpolitik, Kapolsek Matraman Kompol Warsito,SH, Buat Kesepakatan Bersama Jemaat St.Yosef

Monday, February 4, 2019

@#JagaJakTimRumahKita#@

Jakarta, Cakrabhayangkara News- Jajaran Bimas Polsek Matraman dampingi Kapolsek Matraman Kompol Warsito,SH, melaksanakan Sambang dan kunjungan Lintas Agama, kepada Tokoh Agama Nasrani Pastor Servatius Dange SVD dan Jemaat Gereja Santo Yosep,sekaligus membuat kesepakatan menolak tempat Ibadah dijadikan sarana berpolitik praktis. 

Kunjungan Lintas Agama dan Pembuatan Kesepakatan untuk menolak tempat Ibadah dijadikan tempat berpolitik dilakukan antara jajaran Polaek Matraman dengan Jamaat gereja Santo Yosef yang bertempat di Gedung Gereja Santo Santo Yosef Jl.Matraman Raya No.127 Rt.19/08  Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman, Jakarta timur, Senin, 04/02-2019.

Dalam Sambangnya Kapolsek disampingi jajarannya antara lain Bhabinkamtibmas Kel.Palmeriam, Aiptu Atmir, Kanit Intel Iptu Suwarta, Kanit Bimas Iptu Warsito,Panit Serse Aiptu Agus Nugroho.

Dalam Kesempatan tersebut Kapolsek menyampaikan himbauan kepada Pastur dan Jemaat Gereja untuk sepakat tidak menjadikan rumah Ibadah/Gereja Santo Yosep sebagai sarana untuk berpolitik, serta tempat penyebaran Paham Radikalisme.

Kepada Pastur dan Jemaah kapolsek juga  berpesan agar jangan cepat terprovakasi dengan berita yang belum tentu kebenarannya atau Hoax.

Dihimbau agar Pastur dan jemaah Gereja Santo Yosef selalu berperan secara aktif dalam menjaga leamanan dan ketertiban di wilayah masing-masing,apalagi menghadapi Pemilu Capres.

Selesai melaksabakan Himbauan, selanjutnya dilakukan dokumentasi kesepakatan yang sudah dibuat bersama.(Romi/Ahmad)


Share this post :

Post a Comment