Jakarta, Cakra Bhayangkara News-
Problem solving adalah penyelesaian masalah dengan jalan musyawarah yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang bermasalah, Biasanya dilaksanakan ketika ada masyarakat yang melapor yang mana masyarakat tersebut juga ingin masalah ini hanya diselesaikan secara kekeluargaan.
Seperti yang dilakukan oleh Anggota Sub Sektor Terminal Bus Kampung Rambutan Polsek Ciracas Aiptu Yadi dan Aiptu Made lakukan penyelesaian permasalahan keributan antar sopir angkot, bertempat di Polsubsektor Terminal Bus Kampung Rambutan, Sabtu (12/01)
Kronologis awal, Anggota Sub Sektor Terminal Bus Kampung Rambutan mendapat laporan dari warga bahwa di terbus dalam kota telah terjadi keributan antar sopir angkot, atas laporan tersebut anggota polsubsektor langsung mengecek ke TKP, ternyata benar terjadi keributan antara :
1. Suhandri, Bogor 16-9-1984, pengemudi angkot 37, islam, didamukti Rt 2/17, Sukamaju, Cilodong, Depok.
2. Mulyadi, Bogor 12-5-1990, pengemudi angkot 37, islam, sidmukti Rt 2/17, Sukamaju, Cilodong, Depok.
3. H siahaan, balige 21-01-1963, pengemudi Kr, kristen, jl Kranggan Rt 2/8, Ganceng, Jatisampurna.
Selanjutnya ketiga orang tersebut kami arahkan ke kepolsubsektor untuk menyelesaikan permasalan tersebut, setelah dimediasi oleh anggota polsubsektor, permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan, dan membuat surat pernyataan bersama yang ditanda tangani oleh ketiga orang tersebut diatas meterai yang disaksikan oleh saksi dari masing-masing pihak.
Hal ini Kapolsek Ciracas Kompol Agus Widartono SH memberikan arahan Kantibmas, Agar antar sesama sopir angkot yang mencari nafkah diterminal mematuhi peraturan yg berlaku.
Agar semua pihak dapat menahan diri dan tidak mudah terpancing dan turut serta berperan dalam menjaga keamanan terminal.
Segala permasalahan pasti ada solosinya, bila diselesaikan dengan kepala dingin.
Kami tidak segan-segan memproses sesuai dg hukum yg berlaku apabila kejadian ini terulang lagi.
Selesai permasalahan Problem Solving di Polsubsektor Terminal Bus Kampung Rambutan situasi dalam keadaan kodusif.(Amat/Tile)
Post a Comment