Jakarta Cakra Bhayangkara News-
Menyikapi tentang kekisruhan yang terjadi terkait dengan adanya insiden pembakaran bendera HTI yang terjadi di Jawa Barat tepatnya di daerah cirebon yang belakangan ini hangat dibicaran terutama di media elektronik dan media sosial.
Kapolsek Cipayung yang diwakili oleh
Kanit Intelkam AKP Nanang Wahyudi, SH beserta Binmas Lubang Buaya Aiptu Ari Suryanto
melakukan upaya penggalangan kepada sejumlah pemuda dan tokoh agama di kecamatan Cipayung yaitu Ustadz H. Marfuh sebagai pengurus Masjid Al Baidho Kel. Lubang buaya, bertempat dikediaman beliau, Selasa (06/11).
AKP Nanang Wahyudi selaku pelaksana dilapangan, melakukan upaya pendekatan dengan sejumlah tokoh agama serta pengurus masjid dalam rangka mendengar respon dan tanggapan langsung dari tokoh agama, pemuda, dan pengurus masjid terkait dengan kejadian tersebut.
Dari hasil pertemuan tersebut , menurut AKP Nanang Wahyudi bahwa Tokoh agama, pemuda masjid dan berikut pengurus masjid siap memberikan pencerahan kepada jamaah masjid dan bijak menyikapi perkembangan perihal pembakaran Bendera HTI di Jabar / di Garut yang ramai dibicarakan di medsos.
Adapun langkah upaya pendekatan dan pesan yang disampaikan oleh Kapolsek Cipayung melalui Kanit Intelkam,
- Mari kita menyatukan persepsi terkait adanya kejadian pembakaran bendera HTI di Kabupaten Garut Jawa Barat
- Dengan adanya kejadian tersebut agar semua pihak bisa menahan diri dan jangan sampai ada benturan maupun pergerakan massa
- Untuk anggota Banser yang membakar bendera HTI sudah diamankan oleh pihak Kepolisian dan sudah dilakukan pemeriksaan
- Serta orang yang tidak diundang pembawa bendera HTI pada peringatan Hari Santri sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan
- Semoga dengan adanya kejadian tersebut bisa diambil hikmahnya
- Mari kita sama - sama menciptakan suasana yang kondusif di wilayah Kec. Cipayung.
Memurut keterangan pengurus masjid Ustadz H. Marfuh sampai hari ini jamaah / umat islam di Kecamatan Cipayung tidak terpengaruh dengan kejadian pembakaran Bendera HTI di Garut Jabar serta siap berkerja sama dengan polri untuk menciptakan situasi kamtibmas aman dan kondusif, akan memberikan himbauan secara rutin kepada para jamaah pada saat pelaksanaan kajian atau saat kumpul di masjid agar tidak terpengaruh dengan situasi yg saat ini terjadi, serta tidak terpengaruh dan menyebarkan berita yang belum tentu kebenarannya terkait pasca kejadian pembakaran Bendera HTI di Garut
- Saya ucapkan terima kasih atas kedatangan dari Anggota Kepolisian di kediaman kami
- Mengenai adanya kejadian pembakaran bendera HTI, kami menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian
- Saya lihat masyarakat sekarang mudah terpengaruh, maka kami juga akan berusaha untuk meredam
- Yang kita perjuangkan sekarang adalah demi kemaslahatan umat.
"Kegiatan yang dilakukan anggota Polsek Cipayung silahturahmi para tokoh agama untuk melakukan penggalangan terkait pembakaran bendera HTI, agar para umat Muhammadiyah tidak terpancing dan terpengaruh adanya berita media sosial guna terciptanya situasi yang aman dan damai di wilayah hukum Polsek Cipayung".(Romi/Tile)
Post a Comment