Jakarta Cakra Bhayangkara News-,
Sehubungan dengan kejadian Pembakaran Bendera HTI oleh Banser Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat merupakan tindakan oleh Oknum Banser bukan tindakan Organisasi yang bertujuan untuk menentang ormas Hizbur Tahrir Indonesia (HTI) yang merupakan Ormas Terlarang oleh Pemerintah.
Dengan adanya Kejadian Pembakaran Bendera HTI di Garut tersebut, begitu juga dg perkembangan situasi saat ini adanya pengibaran bendera HTI, Kapolsek Duren Sawit diwakili oleh Aiptu Pergalangan, S.SH selaku Bhabinkamtibmas Kel Duren Sawit sambangi Tokoh Agama Ustadz Muihid S.ag, di Yayasan Alwathoniyah, Sabtu (10/11).
Adapun langkah upaya pendekatan dan pesan yang dilakukan oleh Kapolsek Cipayung melalui Bhabinkamtibmas.
Pesan dari Kapolsek Duren Sawit agar mari kita menyatukan persepsi dengan tokoh agama terkait adanya kejadian pembakaran bendera HTI di Kab. Garut Jawa Barat.
Menjalin silaturahmi antara Polisi dengan Alim ulama. Menghimbau pada para Ulama untuk bisa meredam jamaah nya terkait kejadian pembakaran bendera HTI. Mempererat hubungan sosial saling mengisi dalam rangka membantu Kamtibmas.
Bhabinkantibmas menitipkan pesan kepada Tokoh Agama/ Ulama agar saat acara ceramah menyampaikan pesan2 tentang masalah tawuran warga dan para orang tua selalu mengawasi anak2 nya.
Menghimbau kalau ada permasalahan di lingkungan secepatnya menghubungi Polsek atau menghubungi Bhabinkamtibmas.
Tanggapan dari Ustadz Muihid S.ag,
Kedatangan Bhabinkamtibmas di sambut baik oleh Tokoh Agama dan di harapkan tetap bersinergi dan terjalain hubungan yang harmonis antara Polri dan para Ulama.(Romi/Tile)
Post a Comment