Papua, Cakra Bayangkara News -
Lukas Enembe memutuskan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Papua dilakukan secara offline atau manual.
Keputusan ini merupakan hasil koordinasi antara Gubernur , MRP, DPRP, Bupati/Walikota se-Papua di Jayapura, Selasa (25/09).
Pada pertemuan di Jayapura, Gubernur memutuskan penerimaan CPNS di Papua dilakukan secara manual.
Hal ini merupakan letak geografis dan jaringan internet yang ada, kata Sekda Mimika saat di temui Wartawan selasa malam.
Selain memutuskan pelaksanaan CPNS dilakukan secara manual Gubernur Lukas enembe juga memerintahkan kepada Bupati, Walikota se Papua untuk bersama-sama Gubernur, MRP, dan DPRP berangkat ke Jakarta pada minggu (30/09).
Tujuan ke Jakarta untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara guna menyampaikan hasil koordinasi bahwa penerimaan CPNS di Papua dilakukan secara manual.
Nantinya hasil dari kesepakatan dengan Presiden akan disampaikan berikutnya. Ujar Sekda.
Sementara menyangkut kuota formasi CPNS, Sekda mengatakan masing-masing Kabupaten dalam pertemuan tersebut akan memperjuangkan usulannya.
Seperti Mimika mengajukan Kuota sebanyak 1.040 formasi CPNS.
Menurut Sekda, Kuota tersebut merupakan kebutuhan tenaga CPNS di Mimika di mana ini merupakan akumulasi selama tidak adanya penerimaan CPNS dari 2015-2017
Kami akan perjuangkan kuota formasi CPNS tersebut. Karena itu kebutuhan tenaga PNS baik di formasi tenaga pendidik kesehatan dan umum karenanya saya minta dukungan dan doa agar kuota tersebut bisa dipertahankan dalam penerimaan CPNS, "Tuturnya. 2018 ini.(Amatus Rahakbauw).
Post a Comment