Cibinong, Cakrabhayangkara News - sejumlah 65 orang siswa SMP Negeri 233 Jakarta menyerbu masuk ke Lapas Kelas IIA Cibinong sekitar pukul 13.00 WIB, hari Rabu, 06/07.
Bukan tanpa sebab, namun mereka diijinkan memasuki area Lapas khusus untuk mengikuti program pelajaran rohani Kristen yang telah direncanakan oleh sekolahnya.
Di sela-sela siswa-siswa yg beragama muslim melaksanakan program pesantren kilat, 65 orang siswa beragama Kristen pun melaksanakan pembinaan rohani di Lapas Cibinong bersamaan dengan waktu perkuliahan theologia yg diselenggarakan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan.
"Kami membawa siswa-siswa yg beragama Nasrani ini ke Lapas Cibinong dengan maksud agar mereka dapat melihat secara langsung salah satu realita kehidupan manusia, bahwa setiap pelanggaran hukum pasti memiliki akibat.
Saya ajak para siswa ini untuk memahami keadaan narapidana disini, mereka juga berhak mendapatkan pembinaan seperti yg kita lakukan sekarang," jelas Pdt. Pieter Otta selaku guru mata pelajaran Rohani Kristen yg juga adalah dosen dalam perkuliahan program D1 Theologia di Lapas Cibinong.
Kunjungan ke Lapas yg baru pertama kali bagi siswa siswa SMPN 233 Jakarta ini meninggalkan kesan sukacita bagi para siswa. Selain berkunjung ke Gereja Oikumene Terang Dunia, mereka juga diajak berkeliling melihat spot-spot pelayanan publik dan bengkel kerja yg menghasilkan aneka handicraft di Lapas Cibinong.
Jika para siswa melaksanakan ujian di sekolah, maka para warga binaan di lapas ini pun juga sedang melaksanakan ujian kehidupan, hanya saja tempatnya di dalam Lapas, ujar Agung Krisna, Kalapas Cibinong.
Agung Krisna menambahkan bahwa para siswa ini juga perlu belajar tentang sistem hukum pidana Indonesia di sekolah, agar mereka dapat mawas diri dan terhindar dari tindakan pelanggaran hukum.
Di akhir sambutannya, Agung pun berpesan agar adik-adik yg hari ini berkunjung dapat menjaga diri baik-baik, hindari penyalahgunaan narkoba, hindari ujaran kebencian melalui media sosial yg berpotensi menjerumuskan pada pelanggaran hukum.
Selain itu, pihaknya juga berjanji di waktu mendatang, jika memungkinkan Lapas Cibinong akan mengundang siswa2 tsb utk mengikuti kegiatan Persami (Perkemahan Sabtu Minggu) bersama teman2 WBP Pramuka di Lapas Cibinong.(belson Sinaga)
Post a Comment