Kota Baru, Kalsel, Cakrabhayangkara News - Jalan poros pulau laut barat diketahui sebagai salah satu jalan penghubung ke wilayah pulau laut selatan yang sejak tahun 1999 sampai sekarang belum ada perhatian dari pemerintah setempat.
Berdasarkan pantauan wartawan Cakra Bhayangkara News dilokasi bahwa jalan sepanjang poros pulau laut barat menuju pulau laut selatan mengalami kerusakan yang sangat berat di akibatkan sering dilewati mobil angkutan buah milik PT bumi Raya Investindo yang menjadikan jalan ini sebagai jalan utama bagi aktifitas pengangkutan armada PT Bumi Raya Investindo.
Menurut keterangan salah seorang warga yang tidak mau di sebut namanya, saat di komfirmasi wartawan media CBN, menyatakan bahwa kami selaku pemgguna jalan sangat terganggu dengan aktifitas dari PT.Bumi Raya Investindo di lokasi jalan poros laut barat,Rabu,16/05.
Adapun keresahan dari warga penguna jalan tersebut sangat merasa was was ketika berpapasan dengan armada dari PT tersebut, dimana armada itu tidak dilengkapi dengan jaring pengaman.hal yang di takuti apabila kejatuhan muatan dari armada tersebut menimpa warga yang berpas-pasan, karena diketahui jalan ini berlubang dan terlihat rusak berat.
Warga pulau laut Barat dan pulau laut selatan sangat mengharapkan perhatian penuh dari pemerintah daerah setempat untuk lebih tegas lagi mengambil tindakan ataupun langkah-langkah yang terbaik bagi kepentingan warga, karna jalan ini merupakan satu-satunya jalan penhubung yang dimiliki di daerah ini.
"Kami warga pulau laut barat dan selatan sangat terganggu dengan aktifitas PT.Bumi Raya Investindo, karena semua kendaraan pengangkutnya tidak dilengkapi jaring pengaman yang dampaknya akan berbahaya bagi warga yang melintas,apalagi jalan tersebut berlubang dan rusak berat," ujar salah satu warga.(Murdapit)
Post a Comment