Padang, Cakrabhayangkara News,- Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2018 memasuki acara puncak,sukacita bersama-sama dipantai Muaro Lasak, dihadiri para petinggi Pemerintahan Pusat dan Daerah juga Panitia. Namun sayang, acara yang memakan biaya “wah” itu terindikasi telah diboncengi oknum yang hanya mencari keuntungan saja.
Sebab, dugaan penilapan dana sponsor oleh oknum panitia kuat tercium. Beberapa sponsor dari acara HPN itu mengaku telah menyetor dana kepada panitia, tapi pihak sponsor tidak mendapatkan kopensasi sebagai haknya. Terungkap dari pengakuan salah satu pihak sponsor acara beberapa waktu lalu.
Pihak PT.Semen Padang pada waktu lalu sempat mengklarikasi kepada media bahwa,kalau PT.Semen Padang (PTSP) ikut menjadi Sponsor di acara HPN 2018 itu, ungkap salah seorang karyawan Perusahan milik daerah tersebut pada Rabu (07/02/2018) di salah tand pameran diacara itu.
Karyawan bagian promosi PT.Semen Padang yang enggan sebutkan namanya itu menambahkan, PT.Semen Padang ikut sebagai sponsor utama diacara itu, buktinya pihak PTSP telah membayarkan kepada panitia acara uang sejumlah 125 juta lebih, namun entah kenapa pihak panitia tidak berikan kopensasi berupa pencantuman logo perusahan diacara tersebut, ungkapnya lagi.
Sementara,sebelumya awak media telah mengkonfirmasikan kepada pihak Event Organizer (EO) PT. Profajar Eksibisi bernama MR.X (nama samara) mengatakan, tidak mungkin perusahan yang tidak ada kontribusinya dimasukan kedalam daftar sponsor, ungkap MR.X pada Minggu malam (04/02/2018) waktu lalu dilokasi acara.
“Sementara event dilaksanakan secara mandiri tanpa menggukan APBD/APBN, sementara acara ini membutuhkan dana yang besar” tuturnya lagi.
Bukan hanya PTSP saja yang mengaku telah menyetor dana sebagai sponsor kepada EO, sebelumnya ada juga perusahan milik daerah lainnya yang complain kepanitia atau EO terkait permasalahan yang sama, tambah MR.X.
Ini disebabkan ada oknum panitia yang memanfatkan momen acara untuk meraut keuntung mesti harus rugikan EO sebagai pelaksananya, diduga oknum tersebut sudah kumpulkan dana sejumlah Rp 1,4 Milyar yang dikutip dari para sponsor Perusahan Milik daerah ini, pungkasnya.
Nah, sekarang siapa oknum panitia yang disinyalir telah menilap dana sponsor tersebut..?
“Sementara event dilaksanakan secara mandiri tanpa menggukan APBD/APBN, sementara acara ini membutuhkan dana yang besar” tuturnya lagi. (Red/TIM)
Post a Comment