" Tenaga Honorer di Berbagai Bidang di Rekrut Harus Punya Standar "
Papua Barat, Fakfak, Cakrabhayangkara News- Bupati Kabupaten Fakfak, Drs.Mohammad Uswanas, MSi, melaksanakan kegiatan Olah raga bersama dengan semua pegawai di lingkungan Pemda kabupaten Fakfak, yang dilaksanakan di lapangan Basket, Gedung Koni, Jl.DI.Panjaitan, Kabupaten Fakfak, Kamis, 15/02.
Dalam kegiatan Olah raga bersama yang di lakukan oleh Pemda Kabupaten Fakfak, , juga dihadiri Wakil Bupati, Sekda, Kepala Bapeda, Asisten 1, Asisten 2, kepala kelurahan , Kepala Distrik , Kepala Dinas Kesehatan.
Selesai melaksanakan Olah raga bersama para pegawai di lingkup Pemda Kabupaten Fakfak, Bupati langsung memberikan arahan kepada para pegawai dalam rangka mengurangi tenaga honorer di lingkungan Pemda Fakfak.
Bupati Drs.Mohammad Uswanus, MSi, dalam arahannya menjelaskan tentang penyebab dari pada diberlakukan langkah untuk mengurangi para tenaga honorer, ini disebabkan adanya penurunan Anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat, sehingga langkah tersebut diambil oleh Bupati.
" karena adanya penurunan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat, maka dilakukanlah pengurangan yenaga honorer di lingkup pemda Kabupaten Fakfak," Ujar Uswanas saat di temui Wartawan Cakra Bayangkara News usai kegiatan tersebut.
Uswanus juga menjelaskan dimana saat ini upah yang dibayarkan kepada tenaga honorer di lingkup Pemda Kabuoaten Fakfak sangat tinggi, sehingga kebijakan harus segera diambil untuk mengatasi hal tersebut.
" Saya lihat sekarang ini harga honorer terlalu tinggi, kalau ini bertahan dan nantinya akan bertambah terus, ini akan membuat pemda tidak akan mampu untuk membayar para honorer , apalagi kita di Papua ini semuanya keluarga, Oleh karena itu saya buat kebijakan untuk mengendalikan situasi ini agar dana dapat dikelola secara baik," tegaa Uswanus lagi.
Dengan demikian maka nantinya pada saat kita akan menerima tenaga honorer lagi , maka kita akan menerima berdasarkan analisis Sistem kebutuhan tenaga honorer (UPD) jadi tidak lepas begitu saja, tutur Moca.
Selesai acara ini, siapa saja yang datang meminta kepada bupati untuk memasukan tenaga honorer di lingkup pemda, maka kita akan terima dengan antisipasi pegawai pemerintah yang kontrak kerja.
" Sehingga nantinya kita akan melaksanakan sesuai dengan aturan yang terlampir, tetapi setidaknya kita akan suatu pengendalian terhadap anggaran untuk membayar honorer," jelas Bupati lagi.
Nantinya kita akan melakukan Test, supaya kita dapat melihat bagaimana yang berpikir positif dan Proposional yang dapat kita angakt sebagai tenaga honorer dilingkup Pemda Fakfak tapi mereka juga harus tetap mematuhi aturan kepegawaiaan yang berlaku.
Selesai melakukan wawancara, Bupati Mohammad Uswatus, MSi, mengajak para peserta Olah raga untuk melakukan tarian Yosim Pancar. (Amatus Rahakbauw)
Post a Comment