PALU- Cakrabhayangkara News --Peristiwa keracunan makanan seringkali terjadi, di sekolah-sekolah maupun acara-acara yang kerapkali di lakukan. kali ini peristiwa keracunan makanan terjadi di salah satu sekolah dasar di kecamatan Palu Selatan, Mendapat laporan terjadinya kasus keracunan makanan, Polres kota Palu langsung mendatangin tempat kejadian di Sekolah SD Alfahmi di Jl. Gelatik, Kec. Palu Selatan Kota Palu, senin, 04/12.
Adapun kronologis kejadiannya, menurut dari salah satu guru di SD Alfahmi tersebut yang juga menjadi salah satu korban an. NUR SEHAN, S.Pd, umur 32 tahun, pekerjaan guru honor. Nur Menjelaskan sekitar pukul 09.00 wita siswa dan guru di SD tersebut dihidangkan kue dan selanjutnya Pukul 10.00 wita siswa dan guru dihidangkan nasi goreng, selang beberapa menit kemudian siswa merasa mual-mual dan muntah serta merasa pusing, Sehingga sebagian siswa dan guru langsung dilarikan ke rumah sakit.
Adapun 6 Rumah sakit tempat siswa dan guru SD Alfahmi dirawat yakni :
1. Rs. Wirabuana
2. Rs. Samaritan
3. Rs. Budi Agung
4. Rs. Balai Keselamatan
5. Rs. Anutapura
6. Rs. Undata
Namun untuk jumlah siswa dan guru SD Alfahmi yang mengalami keracunan belum diijinkan pihak rumah sakit untuk didata.
Dan untuk jumlah korban belum bisa dipastikan karena masih banyak korban yang bertambah disetiap Rumah Sakit.
Kemudian berdasarkan keterangan dari salah satu Dokter di RS. Balai Keselamatan yang menangani para siswa dan guru tersebut yaitu dr. Putri Michiko menjelaskan bahwa anak sekolah ini rata-rata muntah- muntah dan mual. yang masuk di RS. Balai Keselamatan sekitar 50 orang namun masih terus berdatangan.
Dari analisa Dokter bahwa informasi dari guru-guru yang mendampingi gejala tersebut, setelah mengkonsumsi nasi goreng yang dibagikan sekolah dan diduga mengalami keracunan makanan.
Kepala Kepolisian Resor Palu AKBP Mujianto, S.I.K, berharap atas kejadian tersebut tidak terulang lagi dan menghimbau kepada seluruh orang tua siswa dan para guru-guru di sekolah untuk lebih memperhatikan selalu waspada dalam memberikan makanan terhadap anak-anaknya di sekolah agar tidak memperbolehkan jajan sembarangan yang belum tentu dijamin kebersihan dan kesehatannya. Serta beliau akan menyelidiki dan mendalami kasus keracunan makanan tersebut, ujar kapolres palu.(Almadin)
Post a Comment