" BERGURU KEPAHLAWANAN
DARI SANG PAHLAWAN DI HARI PAHLAWAN "
Jakarta, Cakrabhayangkara News ---VETERAN merupakan suatu kata yang di pakai buat orang yang Kalau secara fisik sudah tidak lagi kuat, sudah tua renta, namun mereka banyak berjasa kepada bangsa dan negara.
Walaupun kondisi mereka sekarang sudah tidak seperti dulu lagi tetapi segudang pengalaman hidup telah di lewati dan dapat menjadi contoh baik bagi generasi sekarang.
Veteran adalah suatu kata yang dipakai buat para kelompok pejuang, yang sampai saat ini jumlah mereka d3makin memprihatinkan, karena jumlah dan keberadaan mereka semakin berkurang karena termakan usia.
Komando Rayon Militer 03 Pasar minggu, beberapa waktu lalu dalam memperingati Hari Pahlawan, dikunjungi oleh para senior pejuang yang di kenal dengan sebutan para VETERAN.
Kedatangan Mereka disambut Komandan Rayon Militer 03 Pasar Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi di ruangannya.
Mereka datang ke koramil 03 Pasar Minggu sebagai sesepuh, yang saat itu bertepatan dengan Hari Pahlawan,10 November 2017.
Para veteran H. Mahmud dan H. Soeprapto, merupaka para pejuang yang saat itu telah berjuang membela dan mempertahankan kemerdekaan.
Dalam moment Hari Pahlawan ini Komandan Koramil 03 Pasar minggu Minggu Mayor Chb Purwanto, S.Psi rencanakanya akan menemani para veteran, H. Mahmud dan H. Soeprapto, untuk menyaksikan pemutaran Film MPM (Merah Putih Memangil), yang akan digelar dibioskop XXI Blok M sguare Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Hal ini disampaikan Purwanto, saat diwawancarai wartawan Cakra Bhayangkara News disela-sela kesibukannya dalam menemani para veteran yang datang ke Koramil 03 pasar minggu, Jumat, 10 /11.
Dalam penuturannya, Purwanto mengambarkan perjuangan para Veteran ini dengan ilustrasi maupun ungkapan dalam menggambarkan suatu perjalanan perjuangan generasi bangsa pada masanya dalam sebuah hiruk pikuk dinamika dan perjalanan perjuangan panjang tentang bangsa Indonesia ini, tidak bisa dipisahkan dari sebuah topik pembahasan tentang Sang Pejuang para Veteran.
" Engkau bagaikan tumpukan wayang-wayang yang tersimpan rapat di kotak oleh Ki Dhalang, yang pada waktu-waktu tertentu saja engkau dipajang, dikeluarkan dan dipertontonkan kepada khalayak, Pada peringatan hari-hari besar, seperti hari Kemerdekaan Republik Indonesia, hari Kesaktian Pancasila, dan peringatan hari Pahlawan 10 Nopember 2017 seperti sekarang ini, engkau para Pejuang, engkau para Pahlawan, wahai sang Veteran engkau saatnya harus tampil dengan pakaian kebesaranmu. Pakaian khas kebesaran yang engkau gunakan tidak semudah dibeli dimanapun dan kapanpun, kalaupun toh dapat dan sudah di tangan, tidak sembarang orang berhak mengenakannya karena harus dengan ruh nilai-nilai sakral perjuangan merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia yang sangat kita cintai ini.," ungkap Purwanto.
Purwanto juga menambahkan, pada hari-hari yang biasanya nyaris kami tidak pernah mendengar kisah historis serta heroik perjuangan dari sang veteran. Pada hari-hari yang biasanya kami nyaris tidak pernah melihat khas seragammu wahai para pahlawan veteran, Maafkanlah kami generasi yang nyaris melupakanmu wahai para pejuang, sangat jarang kami mendatangimu silaturrahmi ke kediamanmu, sangat jarang kami mengemas suatu acara yang sengaja mengundang dan menghadirkan keterlibatanmu wahai para pejuang veteran.
Pemberian maaf kepada kami yang tidak pernah mengalami masa berperang, bertempur melawan musuh dan nyaris tidak pernah ada kemauan memperdulikan dan menempatkan para Veteran kepada tempat yang selayaknya mendapatkan perhatian dan penghormatan sebagai Sang Pejuang.(red)
Post a Comment