Jakarta, Cakra bhayangkara News --Ketua Dewan Perwakilan Daerah Jakarta Timur Partai Berkarya, Dwi yanto, SE, hadir dalam mengikuti acara Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Kota dan Pengurus Partai Politik Se Kota Administrasi Jakarta Timur, dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, yang bertempat di Ruang Rapat Khusus Walikota Administrasi Jakarta Timur, Jumat, 24/11.
Dalam Rapat tersebut hadir para undangan yang terdiri dari : Walikota Administrasi Jakarta Timur, Drs. H. Bambang Musyawardana, M.Si, Asisten Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur, A.A. Kohar, Kepala Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Timur, Drs. H. Hamid Mas'ud, Dandim 0505/JT, Letkol Inf. Anan Nurakhman, S.I.P, yang mewakili Kapolres Metro Jakarta Timur, Kompol Sapto Wardoyo, Ketua KPUD Kota Administrasi Jakarta Timur, Nurdin, Ketua Panwaslu Kota Administrasi Jakarta Timur, Marhadi, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat, Diky Kurniawan.
Sedangkan perwakilan Partai peserta Pemilu diantaranya :
a). Partai Amanat Nasional, di wakili Dicky Kurniawan Kusuma.
b). Partai Persatuan Pembangunan,di wakili Joni.
c). Partai Nasdem, di wakili Tito Pontoh.
d). Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, diwakili Endar Joko
e). Partai Gerindra, diwakili Nasikin
f). Partai Garuda, diwakili Alam S Barkah
g). Partai Solidaritas Indonesia,diwakili Jayanta
h). Partai Perindo, diwakili Berman Naonggolan
i). Partai Golkar, diwakili Khaidar Ali
j). Partai Berkarya, diwakili Dwi Yanto, SE
Bertindak sebagai Pimpinan dalam rapat koordinasi tersebut adalah Walikota Administrasi Jakarta Timur Drs. H. Bambang Musyawardana, M.Si, yang dalam sambutan pembukanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta dan undangan yang hadir.
Tujuan dilaksanakan rapat kordinasi ini adalah sebagai bentuk komunikasi yang baik Antara Pimpinan Kota Dengan Para Pengurus Partai dalam menghadapi Pilkada Serentak 2018, berhubung Jakarta Timur Berdekatan dan Berbatasan Dengan Bekasi, maka walikota berharap agar Situasi Jakarta Timur tetap dalam situasi yang Kondusif, tidaknterkontaminasi ataupun terkena dampak dari efek Pilkada yang akan di gelar di Jawa Barat.
Bambang juga menambahkan bahwa menyangkut hal-hal yang terkait dan berhubungan dengan Partai Politik, akan di serahkan kepada Ketua KPUD dan Panwaslu Jakarta Timur.
Namun dari segi keamanan akan di serahkan kepada intitusi yang berwewenang yaitu Polres dan Kodim Jakarta Timur, yang kebetulan langsung di hadiri oleh kapolres dan komandan kodim 0505/JT yang baru.
Dalam kesempatan yang sama komandan kodim 0505/JT, Letkol Inf. Anan Nurakhman, S.I.P, dalam sambutannya menyampaikan, dimana beliau baru saja menjabat dan banyak tugas protokoler yang di laksanakan dalam pengawasan dan pengamanan Presiden RI di Lanud Halim Perdana Kusuma, untuk itu Anan meminta agar dalam Pilkada serentak di Jakarta Timur 2018 mendatang agar dapat berlangsung dengan aman dan kondusif.
Anan menambahkan, mengingat Jakarta Timur berbatasan dengan Bekasi, maka apabila Jakarta Chaos atau Rusuh, Maka Wilayah Lain Juga Akan Sama, Karena Jakarta Merupakan Barometer Indonesia.
Beberapa fakta yang disampaikan Anan menyangkut SDM, menurut Anan SDM Kita Harus Maju Bukannya Mundur, Saat Ini Investasi Kita Sudah Maju dan Perekonomian Kita Juga Semakin Meningkat, Sinergitas TNI - POLRI Sangat Diperlukan Untuk Menjaga Situasi Tetap Kondusif.
" Saat Ini Sedang Ramainya Bentuk Provokasi Dari Media Sosial, Saya menghimbau supaya jangan mudah terprovokasi dan percaya Informasi dari media sosial yang tidak jelas Sumbernya," ungkapnya (Dandim)
Hal senada disampaikan Kompol Sapto Wardoyo, yang mewakili Kapolres Jakarta Timur yang berhalangan hadir di karenakan lagi menghadiri Sertijab di jajaran polres Jakarta Timur.
Dalam penyampaiannya Kompol Sapto wardoyo menyampaikan permohonan maaf kepada peserta dan hal-hal terkait Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019, dimana diharapkan untuk sama-sama menjaga sinergitas semua komponen agar semuanya dapat berjalan dengan lancar.
" Mari Kita menjaga Stabilitas Wilayah seperti apa yang sudah dijelaskan Dandim 0505/JT, diman Kita harus maju bukannya semakin mundur," harap kompol Sapto.
Penyampaian Kepala Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Timur, H. Hamid Mas'ud tentang pencapaian partisipasi pada pemilukada DKI Jakarta kemarin, dimana Jakarta Timur memperoleh angka tertinggi, Semoga di Pemilu 2019 harapannya dapat meningkat kembali.
Kepala Kesbangpol Kota Administrasi Jakarta Timur akan melakukan Koordinasi dengan Instansi terkait dan UKPT, untuk menghindari kesalah pahaman dan menghindari benturan terkait pemasangan Atribut Parpol.
" Untuk menghindari benturan yang dimaksud, maka saya menghimbau sebaiknya setiap parpol memberikan laporan langsung kepada Walikota atau Kasatpol PP atau Camat pada saat memasang Atributnya," jelas Masu'ud lagi.
Lain yang disampaikan Ketua KPUD Kota Jakarta Timur, Nurdin, S.Pd, dimana dalam penyampaiannya, mengucapkan terimakasih Kepada Stackholder yang telah membantu dan bersinergi dalam jalannya Pemilukada DKI Jakarta 2017 beberapa waktu lalu, sehingga Wilayah Jakarta Timur tetap aman dan Kondusif.
Tahun 2018 akan dilangsungkan Pilkada Serentak di 171 daerah dan Provinsi, sejak Oktober sudah dibuka Pendaftaran Verifikasi Partai Politik Peserta Pemilu, baik di KPU pusat maupun KPU daerah.
Ditambahkan oleh Masu'ud bahwa putusan Bawaslu terkait partai politik yang tidak lulus Verifikasi untuk melakukan pendaftaran ulang.
Karena pada Pemilu 2019 nanti akan berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya, yakni pemilihan Anggota Dewan dan Pemilihan Presiden Dipisah, Namun pada Pemilu 2019 nanti Pemilihan Anggota Dewan dan Pemilihan Presiden Secara Bersamaan Waktunya.
Penyampaian Ketua Panwaslu Kota Jakarta Timur, Marhadi, bahwa pada tanggal 13 November 2017, Kita baru saja melantik Panwaslu tingkat Kecamatan, dan Marhadi berencan akan menyebarkan Nama-nama mereka serta Alamat dan Nomer Kontaknya beserta pembuatan group WA agar menghindari kesalah pahaman, karena di Jakarta Timur ada 10 Kecamatan yang sudah memiliki PPK yang telah dilantik.
Marhadi menambahkan bahwa Panwaslu Kota Jakarta Timur akan segera membuat Pojok Pengawasan untuk memberi ruang kepada masyarakat, terkait apa saja yang sudah dikerjakan dan bisa mengecek data-data di Pojok Pengawasan tersebut.
Sementara itu menurut Marhadi lagi Kantor Pojok Pengawasan saat Ini berada di Eks Kantor Walikota Lama, yang menurutnya tidak layak dijadikan Kantor karena atapnya bocor.untuk itu Marhadi meminta dan berharap kepada Walikota Jakarta Timur untuk dapat memberikan tempat yang layak bagi Kantor Pojok Pengawasan Jakarta Timur.
Terkait Pendaftaran Ulang 9 Parpol,Marhadi menyampaikan dimana Selama 3 Hari telah dilakukan pengawasan Prosesi Jalannya Pendaftaran dan Verifikasi hingga selesai.
Dalam rapat kordinasi kali ini dimintakan kepada seluruh Pimpinan/Pengurus Parpol yang hadir diharapkan agar dapat mengImplementasi hasil rapat ini ke tingkat Kecamatan dan Kelurahan.
Sebelum acara rapat kordinasi ditutup oleh Walikota Administrasi Jakarta Timur Drs. H. Bambang Musyawardana, M.Si, dimana dalam penyampaian tambahannya beliau memberikan dukungan penuh dan berjanji untuk akan tetap melakukan koordinasi dengan pimpinan wilayah untuk dapat bersinergi dengan semua partai politik yang ada diwilayahnya.
Kesempatan itupula Bambang menyampaikan harapan dari Gubernur DKI Jakarta, yang mana dalam hal ini Gubernur berharap agar permasalahan sebesar apapun hendaknya dapat di selesaikan dengan komunikasi, agar terbangun Kemitraan Pemerintah dengan Partai Politik, dan rapat seperti ini akan dilakukan pertemuan sebulan sekali, karena mengingat pertumbuhan Ekonomi Jakarta Timur masih sangat rendah dibanding Wilayah lainnya, seperti Jakarta Selatan dan Jakarta Barat.
" Namun Saat Ini sudah mulai banyak Investor yang nasuk ke Jakarta Timur dan semoga bisa meningkatkan perekonomian di Jakarta Timur," ujar Bambang lagi.
Selesai penyampaian tambahan tersebut, Walikota Administrasi Jakarta Timur Drs. H. Bambang Musyawardana, M.Si, menutup dengan resmi Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Pimpinan Kota Dan Pengurus Partai Politik Se Kota Administrasi Jakarta Timur dan dilanjutkan dengan Foto bersama. ( Romi Marantika)
Post a Comment