Fakfak, Papua Barat, Cakrabhayangkara News - Puskesmas Sekban lakukan pembagian obat dan kelambu kepada masyarakat.
Tujuan pembagian tersebut mengantisipasi terjadinya Filariasis (Penyakit Kaki Gajah).
Mengingat penularannya sangat cepat melalui gigitan nyamuk,setelah ditularkan oleh cacing Filaria, Apabila lambat mendapatkan pemgobatan dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan kelamin.
Penyakit ini Baik pada umumnya menyerang baik perempuan maupun laki-laki, Ujar Lukas Risai yang menjabat sebagai Staf Perawat Puskesmas Sekban Saat ditemui Wartawan Cakra Bayangkara News dilokasi kegiatan berlangsungnya Posyandu Henggi Piyahar Kelurahan Wagom Distrik Pariwari Senin (16/10)Wit.
"Kita mengimbau agar obat diminum sebelum tidur, karena reaksi obat tersebut akan membuat kita terasa mual, tapi hal itu cuma sebagai proses saat obat bereaksi.
Disarankan bagi yang sedang sakit, atau anak- anak dibawah umur dua tahun dan wanita hamil juga menyusui agar tidak mengkonsumsi obat tersebut," Jelas Lukas.
"Mari kita sukseskan program pemerintah mengantisipasi penularan Penyakit kaki gajah (Filariasis),pembagian obatpun dilaksanakan serentak di seluruh masyarakat distrik pariwari," tambah Lukas lagi kepada masyarakat.
Lukas juga menerangkan tentang gejala- gejala yang akan di alami oleh penguna obat tersebut, menurut Lukas sebagian besar infeksi Filariasis limfatik terjadi tanpa menunjukkan gejala apapun.
Meski demikian ,infeksi itu tetap menyebabkan kerusakan pada jaringan limfa dan ginjal sekaligus mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
"Untuk itu obat harus diminum katena sebagai antisipasi penularan,"Ujarnya.
Petugas pemberi obat Filariasis dari kader Posyandu desa atau Rt Wagom Piahar Ibu Paskalis mengatakan sudah tiga hari ini petugas mulai melakukan pemberian obat dan kelambu kepada masyarakat yang diberikan dari Puskesmas Sekban untuk pencegahan penularan Penyakit Kaki Gajah atau Filariasis .
Sampai saat ini masyarakat sangat antusias menyambut program ini,karena masyarakat tidak ingin tertular Penyakit tersebut, maka berbagai bentuk Imbauan dari Puskesmas Sekban pun disampaikan pada masyarakat sebagai cara melakujan pencegahan dini.
Hindarilah diri dari gigitan nyamuk, Kalau perlu gunakan kelambu sewaktu tidur, menutup ventilasi rumah dengan kawat kasa nyamuk, dan lakukan pembersihan lingkungan dari sarang nyamuk. (Amatus Rahakbauw)
Post a Comment