Headlines News :
Home » » Solidaritas Untuk LBH, Selamatkan Demokrasi dan Amanat Reformasi

Solidaritas Untuk LBH, Selamatkan Demokrasi dan Amanat Reformasi

Sunday, September 24, 2017

Jakarta, Cakrabhayangkara News - Kejadian kerusuhan yang terjadi beberapa waktu lalu di sekertariat kantor LBH Jakarta, akhirnya membuat beberapa aktifis dan pengiat organisasi buruh angkat bicara.

Seperti yang terjadi pada hari minggu di tempat yang sama, di sekertariat Kantor LBH Jakarta, Jl. Diponegoro No.74 Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, dilakukanlah Konferensi Pers yang mengangkat Tema, Solidaritas Untuk LBH, Selamatkan Demokrasi dan Amanat Reformasi, minggu, 24/09.

Kegiatan Konferensi Pers ini di laksanakan dengan menghadirkan beberapa pembicara dan Nara sumber yang akan membuat pernyataan yang berkaitan dengan kejadian tersebut, seperti Algifari, Direktur LBH Jakarta, Nining Elitos, Ketua KASBI, Jumisih, Wakil Ketua KPBI, Rudi HB.Daman, Ketua GSBI, Topo, M.Rusdi Perwakilan dari KSPSI, dan Presiden KSPI Said Iqbal.

Adapun peserta yang hadir dalam acara Konferensi pers tersebut, diperkirakan sebanyak 35 orang.
pernyataan yang di sampaikan Algifari selaku Direktur LBH Jakarta, dimana dia menyatakan bahwa, adanya kegiatan jumpa pers ini merupakan bentuk dukungan terhadap LBH Jakarta.

Alfagiri juga mengucapkan terimakasih kepada kaum buruh yang diinisiasi oleh beberapa elemen buruh , dimana algifari menyatakan bahwa LBH Jakarta adalah adalah rumahnya aktivis, kaum buruh dan kelompok lainnya yg memperjuangkan Demokrasi dan kebenaran

Di Kesempatan yang sama Nining Elitos, Ketua KASBI, menyampaikan pernyataannya yang sama bahwa KASBI tetap mendukung penuh kepada YLBHI.

Meskipun adanya perbedaan, kita tidak boleh melakukan teror atau intimidasi terhadap seluruh gerakan rakyat.Nining berharap agar keragaman dan perbedaan di negeri ini tetap  Kita harus jaga dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika.

Dukungan yang sama juga di sampaikan oleh beberapa Nara sumber seperti Jumisih, Wakil Ketua KPBI, yang menganggap bahwa Kejadian yg terjadi beberapa hari yang lalu di kantor LBH Jakarta merupakan bentuk penghianatan demokrasi.

Sedangkan Rudi HB. Daman , Ketua GSBI, mengecam dan mengutuk terhadap tindakan kekerasan yg dilakukan oleh orang-orang tertentu terhadap LBH Jakarta.
Rudi menyatakan kalau awalnya ini  adalah informasi yg tidak benar atau hoax, Ketua GSBI juga akan tetap mendukung LBH Jakarta agar tetap melakukan kegiatan untuk memperjuangkan demokrasi.

Dukungan dan kecaman juga datang dari Presiden KSPI, Said Iqbal, dimana menurut said bahea KSPI menolak keras cara- cara dalam kasus kekerasan yg terjadi di LBH Jakarta.
Menurut said lagi Apabila ini didiamkan, tidak menutup kemungkinan akan terjadi penyerangan terhadap kantor sekretariat kaum buruh, karena LBH Jakarta dan buruh berjalan pada rel yg sama yaitu kebenaran dan keadilan.

Disini said juga mempertanyakan mengenai isu Komunis yang berkembang saat ini.
" Kenapa hanya adanya isu komunisme, yang mengakibatkan  terjadinya kekerasan, padahal adanya liberalisme di sektor perindustrian itu bisa juga dianggap sebagai anti Pancasila," Ujar said.
Untuk keadilan bagi masyarakat yg lebih merata, kita akan tetap bersama dengan LBH Jakarta. Jangan menstigma di masyarakat bahwa kegiatan di LBH Jakarta itu adalah kegiatan komunis atau anti Pancasila.

Sehingga bertolak dari kasus tersebut maka KPBI, KASBI, KSPI serta GSBI menuntut kepada pemerintah agar dapat mengusut tuntas mengenai kasus aksi kerusuhan yang tetjadi di sekretariat LNH Jakarta dan juga mengecam tindakan kepolisian yg tidak bertindak cepat dalam mengamankan aksi kekerasan yang terjadi pada tanggal 17 September 2017 yang lalu.
Menurut para Nara sumber bahwa apa yang dilakukan oleh teman-teman LBH Jakarta adalah ilmiah, sehingga mereka merasa perlu untuk memberi dukungan penuh terhadap apa yang dilakukan oleh teman-teman LBH Jakarta waktu itu.


Para Nara sumber juga meminta kepada Nrgara untuk segera menyelesaikan masalah yg dapat memecah belah persatuan bangsa. Mereka mendesak kepada Pemerintah dan pihak Kepolisian agar segera mengusut tuntas siapa- siapa dalang dalam aksi kekerasan yang terjadi terhadap LBH Jakarta.(Romi Marantika).

Share this post :

Post a Comment